MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Dalam rangka optimalisasi kinerja para tenaga pendidik non Aparatur Sipil Negara (ASN), khusus Guru Honorer Taman Kanak-kanak (TK) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dalam lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK) Kabupaten Batanghari. Terkait hal itu, perlu dilakukan pertemuan dengan Bupati Batanghari guna mengikuti petunjuk dan arahan berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi serta sehubungan dengan pengangkatan tenaga honorer guru non ASN atau PPPK sebanyak 950 orang melalui seleksi.
Sehari sebelumnya Bupati juga mengundang para tenaga pendidik tingkat Sekolah Dasar (SD) Negeri.
Turut hadir kegiatan kali ini Sekretaris Daerah (Sekda) M. Azan, Asisten I M. Rifa’i, Asisten III Asri Yonalsyah, Kadis PDK Zulfadli, Kadis Kominfo Amir Hamzah, Kaban KPSDMD Mula P Rambe serta para tenaga pendidik non ASN tingkat SMP se-Kabupaten Batanghari.
Dalam sambutannya Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief (MFA) mengatakan, kepada guru SMP dan TK Negeri non PNS yang hadir, sengaja diundang dikarenakan ingin mempercepat proses penerimaan PPPK. Ia juga memperkenalkan panitia seleksi PPPK dari jajaran Pemkab Batanghari, dalam hal ini BKPSDMD Batanghari yang dipimpin oleh Mula P Rambe.
Dikatakan MFA, tidak banyak daerah di Indonesia yang mendapat formasi PPPK quota banyak, dikarenakan ada keragu-raguan dari pemerintah daerah tentang siapa yang menggaji para PPPK ini.
“Kabupaten tetangga kita hanya mendapat 120, 141 ya kan. Tapi dengan husnudzonnya pejabat di Batanghari, kita usulkan 1.339 walaupun yang disetujui sebanyak 950 orang. Soal tesnya pakai CAT atau tidak berikutnya lagi. Kalaulah formasinya tidak ada, pastilah tidak lulus,” ujar MFA di podium Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari, Rabu (28/09/2022).
“Saya menceritakan ini supaya bapak ibu berfikir logis, sehingga tidak mudah dikasih informasi palsu dikasih janji-janji palsu. Tadi sengaja saya kenalkan pansel daerah ini untuk apa, kalau ada yang tidak jelas tanyakan ke panitianya, jangan bertanya sesuatu kepada yang bukan ahlinya, bertanyalah ke sumber yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan serta dipertanggunggugatkan,” pesannya.
Fadhil juga menegaskan, tidak ada urusan peserta soal kenal atau tidak dengan Bupati Batanghari.
“Akrab dengan Bupati dia mau nemui saya juga tidak bisa, nih kadang-kadang ada sia-sia bersanak (keluarga) dengan Bupati, dak juga lulus ini kan kacau jadinya,” sebutnya.
Bupati MFA juga mengingatkan agar aktif dalam mengikuti seleksi PPPK ini, bagaimana bisa diangkat menjadi PPPK.
“Pertama harus aktif ikuti seleksi ini, kalau ada yang kurang cepat dilengkapi,” pesannya.














