MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Hujan lebat tiga hari berturut mengguyur Kota Prabumulih dan sekitarnya menyebabkan talud atau dinding penahan dibawah Jembatan Kelekar Jalan Gotong Royong Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih longsor dan ambruk.
Informasi dihimpun media ini, Pemerintah Kelurahan Karang Raja bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah mengunjungi lokasi, Kamis (6/10/2022).
Lurah Karang Raja Liliana Santika SP.t saat dikonfirmasi, pihaknya telah melaporkan kejadian becana ini ke Dinas Sosial (Dinsos) Pemkot Prabumulih.
“Kemarin dinding dibawah jembatan sungai kelekar ambruk dan kami telah cek lokasinya,” terangnya, Jumat (7/10/2022).
Disinggung langkah yang akan diambil Lurah Liliana ini, arahan Dinsos segera mungkin akan mengajukan proposal ke Walikota Prabumulih.
“Hujan beberapa hari ini arus sungai makin kuat, dinding bawah jembatan roboh merupakan bencana alam. Jadi untuk kejadian ini kita melapor ke Dinsos dan akan membuat proposal pengajuan perbaikan,” imbuhnya.
Selain itu sambungnya, Kelurahan Karang Raja akan berkordinasi dengan Dinas PUPR Kota Prabumulih.
“Kita tetap akan mengambil sikap sesuai prosedur, mudah-mudah secepatnya akan ada jawaban dari dinas terkait untuk langkah yang akan dilakukan kedepannya,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Prabumulih Heriyanto membenarkan dinding dibawah jembatan roboh adalah bencana alam.
“Untuk proposal yang diajukan pihak kelurahan kita tunggu disposisinya kemana, sementara pihak kami belum mengecek secara utuh mana saja yang rusak sebab air di sungai kelekar masih deras dan pasang,” tungkasnya.














