MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., mengharapkan kegiatan pagelaran wayang kulit dapat sebagai wahana hiburan bagi masyarakat khususnya warga Desa Wates Kecamatan Campurdarat.
Selain itu, pagelaran wayang kulit ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus bisa menumbuh kembangkan kebudayaan kearifan lokal Kabupaten Tulungagung.
Hal ini, dikatakan Gatut dalam sambutannya menghadiri Pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-817 bertempat di Balai Desa Wates Kecamatan Campurdarat setempat, Rabu (16/11/2022) Malam.
“Atas nama Pemerintah kabupaten Tulungagung dan pribadi, saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua stakeholder yang telah bergotong-royong dalam terselenggaranya pagelaran wayang kulit ini,” kata Wakil Bupati Tulungagung seorang Kader PDI Perjuangan.
Gatut menambahkan dengan digelarnya pagelaran wayang kulit ini momentum menjalin silaturahmi antara pemimpin dan yang dipimpin.
Disamping itu, dalam upaya mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Wates, karena hampir tiga tahun hiburan bagi warga tidak ada akibat pandemi Covid-19.
“Jalin terus silaturahmi dan koordinasi antara pemimpin dan yang dipimpin guna kemajuan Desa Wates,” tambahnya.
“Sektor ekonomi harus semakin tumbuh, dengan demikian perekonomian kerakyatan akan terwujud, sehingga masyarakat semakin sejahtera,” imbuhnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Tulungagung mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokoler kesehatan, meskipun kondisi saat ini pandemi Covid-19 semakin menurun dan melandai.
“Tetap disiplin prokes, dan berpola hidup sehat, ingat Covid-19 masih ada disekitar kita,” tandasnya.
Pantauan media ini, pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-817 menampilkan dalang kondang dari Tulungagung yaitu Ki Eko Kondho Prisdianto dari Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu.














