BERITA TERKINIHEADLINE

Simanis Kuning Warisan Nenek Moyang

×

Simanis Kuning Warisan Nenek Moyang

Sebarkan artikel ini

Penulis : Dwi Mahariska

Sikuning manis kebanggaan warga Komering. Ia dia adalah buah duku yang kerap di kenal dengan nama duku Komering yang terkenal dengan cita rasa yang sangat manis dan segar. Berbeda dengan tanaman lain dengan trend musiman, duku merupakan pohon buah yang selama
bertahun-tahun mengisi ladang warga.

Umurnya bisa mencapai puluhan tahun. Tidak terkecuali bagi warga Desa Jambu Ilir, Kecamatan Tanjung lubuk, Provinsi Sumatera Selatan, sebuah desa kecil yang berada di sumatera selatan.

Hubungan mereka warga sana dengan tanaman duku seperti hubungan tak terpisahkan bertahun-tahun. Hubungan itu dialami juga oleh Bapak Ahmad Faisol atau kerap di sapa Pak Kenali, sosok bapak beranak tiga ini merupakan seorang laki-laki yang gagah nan murah senyum ini punya
pengalaman dan perasaan tersendiri bagaimana rasanya menanam, merawat dan memanen buah duku yang tumbuh di ladang keluarganya.

“Ada satu pohon duku besar, yang sudah tumbuh dari jaman kakek-nenek saya.” katanya, sembari menujuk halaman perkarangannya.

“Pada akhir tahun atau di awal tahun biasanya jadwal pohon ini berbuah untaian buahnya bisa dibagikan kepada sanak keluarga dan tetangga,” tambah bapak beranak tiga itu sembari menghirup secangkir kopi di balkon rumah.

Sosok yang murah senyum ini juga menceritakan tentang sebuah kebiasaan tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun. Menurutnya, siapa saja yang mau buah duku tinggal minta ke
kerumahnya. Hal yang menarik, itu sebuah kebiasaan sederhana yang dihadirkan oleh sebuah pohon duku.

Kebiasaan membagi buah duku yang berlangsung turun menurun harus tetap dilestarikan ketika pohon duku ini berbuah, pohon duku ini tidak hanya sebagai sumber penghasilan kerena setiap kali pohon duku ini berbuah tentunya kami sebagai pekebun duku dapat menikmati nominal rupiah dari
menjual buah duku apa lagi jika harga duku yang melambung tinggi itu sebuah nikmat yang tiada duanya bagi mereka.

“Dan juga menurut kami pohon duku ini juga memberikan makna tersendiri ketika ia berbuah, pohon duku ini dapat mempererat tali silaturahmi dengan sanak keluarga yang jauh di perantuan rela pula demi bisa ikut panen langsung di pohonnya,” ungkapnya sembari menujukan foto dokumentasi panen duku tahun lalu.(*)