MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG– Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tulungagung Ahmad Muchlis, S.H., M.H., bertindak sebagai khatib salat Jum’at di Masjid Al Fattah, Jum’at (25/11/2022).
Dalam ceramah agama yang dibawakan, mengusung tema Persatuan merupakan salah satu ajaran yang sangat mulia dalam agama Islam.
Menurut Mantan Kajari Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo Persatuan merupakan ruh kehidupan yang menjadi pilar kekuatan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang kemudian munculah kebersamaan.
“Sikap saling mencintai sesama manusia itu terlahir disini, yang mana Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al Imron ayat 103 telah berfirman, dan berpegang teguhlah kamu semua pada tali agama Allah dan janganlah kamu bercerai berai dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu pada masa jahiliyah pernah bermusuhan lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karuniaNya kamu menjadi saudara,” tutur Haji Ahmad Muchlis dihadapan ratusan jemaah yang mengikuti salat Jumat itu.
Masih dalam ceramahnya, Haji Muchlis lebih akrab disapa menambahkan Imam Fakhruddin Ar-razi dalam kitab tafsirnya Ma’had al ghaib juz 8 halaman 311 mengatakan bahwa yang dimaksud Hablullah atau agama Allah ini memiliki banyak arti diantaranya ada yang mengartikan taat atas segala perintah Allah dan menjauhi segala laranganNYA.
Selain itu, ada juga yang mengartikan bertaubat kepada Allah, hanya saja pendapat yang paling kuat dalam mengartikan ayat tersebut dengan makna spirit persatuan antar sesama.
“Oleh karena itu, ayat diatas memiliki kandungan dan makna persatuan yang harus digenggam erat sesama manusia,” tambahnya.
“Dengan persatuan segala rintangan akan mudah bisa diselesaikan dan dengan persatuan segala yang rumit akan menjadi lebih mudah, serta sesuatu yang berat akan menjadi ringan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Haji Muchlis menjelaskan dengan semangat Persatuan itu pada hakikatnya sudah digaungkan oleh Rasulullah Muhamad SAW sejak masa pengabdiannya yang mena Rasulullah tidak pernah henti-hentinya berceramah dihadapan para sahabat untuk terus bersatu dan menghindari perpecahan.
Dan, salah satu buktinya adalah dengan bersatunya antara sahabat Anshor dengan sahabat Muhajirin dari Mekkah ke Madinah sehingga menjadi sahabat yang sangat solid, saling bahu-membahu diantara keduanya.
“Tidak hanya Rasulullah saja, namun para sahabat Rasulullah Muhamad Shalallahu Alaihi Wassalam terus berupaya mempertahankan Persatuan antar sesama, diantaranya adalah sahabat Abdullah bin Mas’ud yang diriwayatkan dalam kitab Al Mu’jam Al Kabir dalam suatu kesempatannya, ia dalam khutbahnya di depan para sahabat lainnya untuk terus selalu bersatu,” terangnya.
“Wahai manusia, bertakwalah kalian semua kepada Allah dan berpegang teguhlah dengan ketaatan dan persatuan karena persatuan itu adalah tali Allah yang telah ia perintahkan, sungguh apa yang dibenci dalam ketaatan dan persatuan lebih baik dari apa yang disenangi dalam perpecahan,” sambungnya.
Lebih dalam Haji Muchlis memaparkan sebelum mengakhiri ceramahnya selaku khatib berpesan kepada dirinya sekaligus para jemaah yang mengikuti salat Jumat di Masjid Al Fattah ini agar bisa mengambil hikmah dari penyampaian khutbahnya.
“Semoga khutbah yang singkat ini dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, serta bisa menjadi penyebab untuk meningkatkan ibadah, ketakwaan, keimanan, dan menjauhi segala laranganNya,” tandasnya.














