BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALPENDIDIKAN

Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya Diduga Lakukan Intervensi dalam Pemilihan Ketua BEM

×

Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya Diduga Lakukan Intervensi dalam Pemilihan Ketua BEM

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya, Iwan Stia Budi, diduga melakukan intervensi atas pemilihan Ketua BEM. Hal ini diungkapkan Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Sriwijaya Kabinet Akselerasi Juang, Hansen Febriansyah, ketika dibincangi wartawan online media Mattanews.co, Sabtu (18/2/2023).

“Dalam pemilihan Ketua BEM kali ini, gerak mahasiswa seperti dibatasi, apalagi panitia pemilihan dan pengawas dilakukan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Pembatasan calon ketua dan wakil ketua, pemilihan dilakukan secara online, bahkan setiap Fakultas bisa mengirimkan satu mahasiswa saja sebagai Bakal Calon Ketua atau Wakil Ketua BEM Universitas. Ditambah lagi hilangnya one man, one vote. Penghitungan suara menggunakan electoral college yaitu setiap Fakultas hanya dihitung 1 poin dan Mahasiswa yang dilibatkan sebagai panitia pemilihan dan pengawas tidak memiliki peran yang sentral untuk memastikan independensi,” ungkap Hansen Febriansyah.

Hansen menjelaskan, ada beberapa pertanyaan dibenaknya yang belum terjawab. Dirinya berharap akan memperoleh jawaban saat diskusi dan debat terbuka yang dilakukan BEM KM Unsri, Jumat (17/2/2023).

“Namun, sangat disayangkan, yang bersangkutan tidak hadir. Kami berharap agar Rektor Universitas Sriwijaya, Anis Saggaf, dapat segera mengevaluasi kinerja dan mencopot yang bersangkutan, karena mengintervensi pesta demokrasi bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya. Selain itu, kami juga menolak pelaksanaan Pemira dan mengajak mahasiswa Universitas Sriwijaya, untuk memboikot Pemira ini, apabila masih tetap menggunakan pedoman yang dikeluarkan WR III tersebut,” paparnya.

Ketika dikonfirmasi, Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya, Iwan Stia Budi, masih belum memberikan tanggapan.