MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Yudovic akhirnya keluar sebagai juara satu dalam perlombaan Chess Circuit Non Master yang digelar di salah satu kedai di Kabupaten Tulungagung, Minggu (2/7/2023) Sore.
Pantauan media ini dalam perlombaan catur yang diikuti oleh 38 peserta baik junior maupun senior tersebut menggunakan sistem Swiss 6 babak, dengan waktu bermain 10 menit.
Saat dijumpai, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur, Rijal Abdulloh, S.IP., M.AP., mengatakan perlombaan catur digelar dalam rangka tasyakuran kepengurusan Percasi periode 2023-2027 yang barusan terbentuk.
Selain itu, sambung Pria juga anggota Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Kabupaten Tulungagung, melalui catur diharapkan akan tumbuh atlet-atlet baru yang kelak bisa mengharumkan Tulungagung.
“Iya benar, Chess Circuit Non Master ini digelar dalam rangka tasyakuran atas terbentuknya kepengurusan Percasi Kabupaten Tulungagung periode 2023-2027,” ucap Rijal saat dikonfirmasi media online nasional mattanews.co.
“Kita harapkan dengan adanya perlombaan catur ini akan muncul bibit-bibit baru yang bertalenta, sekaligus untuk mengasah karakter, kejujuran, dan sportivitas tinggi dan semangat berjuang untuk mencapai yang terbaik,” imbuhnya.
Mantan Atlet Catur Kabupaten Tulungagung menambahkan pihaknya menilai dengan melalui perlombaan ini, Percasi juga ingin menjaring dan melihat potensi-potensi pemain catur.
Disamping itu, jelas Rijal, guna mempersiapkan atlet catur yang akan dipersiapkan dalam Kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang digelar pada September mendatang.
“Alhamdulillah, perlombaan tadi untuk juaranya di dominasi atlet-atlet yang kita persiapkan untuk Porprov pada September mendatang di Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.
“Yudovic meraih juara 1, M.Risky juara 2, dan Sopian juara 4 (Atlet Catur Poprov), sedangkan juara 3 diraih Farhan Yunus dari Pion Agung, dan juara 5 Edi Baron mereka berhak mendapatkan hadiah berupa hadiah uang pembinaan,” sambungnya.
Lebih lanjut Rijal menjelaskan bersama pengurus Percasi Tulungagung akan melakukan evaluasi atas perlombaan catur yang juaranya justru dari atlet junior.
“Kami bersama pengurus akan evaluasi agar kedepannya jika digelar perlombaan yang lebih besar lagi akan muncul atlet-atlet baik putra maupun putri yang seperti diharapkan, sehingga nantinya bisa mengharumkan nama Tulungagung baik di kancah lokal atau nasional,” terangnya.
“Selamat bagi para juara, tetap tekun berlatih dengan penuh semangat, Insya Allah pada Porprov September mendatang atlet kita meraih medali emas,” pungkasnya.














