MATTANEWS.CO, BANYUASIN –Masyarakat keluhkan pelayanan pembuatan KTP di Pusat Pelayanan Terpadu ‘Sembilang’ Kabupaten Banyuasin, Lantai dua OPI Mall, Jalan Mayjen Nurdin Panji Jakabaring Selatan Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Bukan hanya pelayanan pembuatan KTP, tapi keramahan petugas pun patut dipertanyakan, Jumat (21/7/2023).
“Saya membuat KTP bulan Maret kemarin, karena blangkonya habis maka kami disuruh pulang. Menurutnya akhir bulan Maret, blangkonya sudah ada,” jelas MR (18) warga Dusun Upang Marga, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
MR menjelaskan, dirinya harus mengalami kekecewaan ketika kembali menanyakan blangko pembuatan KTP.
“Saya sudah dua kali kesini untuk membuat KTP tapi selalu tidak bisa, karena blangkonya habis, hari ini juga sama. Sangat disayangkan, petugas disana, tidak menjelaskan, persis kapan blangko datang atau bis dilakukan pencetakan KTP. Sejauh ini kami hanya mengantongi Surat Keterangan (Suket) saja, tidak mengantong KTP. Tentu ini menghambat kami mengurus kuliah dan kerja,” ungkapnya.
MR menjabarkan, semestinya petugas Pemkab lebih aktif dalam mengawasi maupun melayani masyarakat.
“Jika memang terhalang blangko, mestinya memberikan jalan keluar yang bisa ditempuh masyarakat, sehingga tidak menjadi penghambat dalam kepengurusan administrasi kampus ataupun kerja,” urainya.
Ditambahkan AT (18) warga Desa Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumsel sulitnya mengakses informasi keberadaan blangko menyulitkan mencari pekerjaan.
“Saya mengajukan pembuatan KTP dari tanggal 2 Desember 2022. Karena blangkonya habis, maka hanya diberikan Surat Keterangan (Suket) saja,” tuturnya.
AT menjabarkan, sepanjang menunggu adanya blangko, dirinya sudah dua kali datang dan mengkonfirmasi.
“Saya dua kali kesini, berjumpa dengan Ibu petugas itu. Dia bilang, hari ini tidak bisa dibuatkan karena blangko habis. Tapi ibu tersebut, tidak menjelaskan pasti kapan blangko itu datang dari pusat,” bebernya.
AT menambahkan, sulitnya pembuatan KTP tersebut menghalangi aktifitas kerja.
“Kita sendiri tahu KTP ini sangat penting. Dalam kepengurusan apa saja, pasti dibutuhkan KTP, apalagi kerja,” tukasnya.
Sangat disayangkan, Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Banyuasin, Saukani, ketika dikonfirmasi wartawan, belum ada jawaban.














