* MR Terpaksa Melalui Hari-hari di Sel Tahanan Polrestabes Palembang
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Berawal saling tantang melalui media sosial hingga viral Live Streaming Instagram di Palembang, Sumsel, menelan satu korban jiwa, saat terjadi duel di Jalan Irigasi, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumsel. MR (16), Klas 11 SMA ini terpaksa melalui hari-harinya dibalik jeruji besi sel tahanan Polrestabes Palembang, Selasa (8/8/2023).
RM sebelumnya dijemput paksa petugas dirumahnya, namun karena tidak ada dilokasi, petugas pun melakukan pendekatan secara persuasif. Selang beberapa waktu tersangka pun akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib.
“Duel maut itu berawal dari saling tantang dua remaja di medsos. Ketika janjian bertemu, mereka dengan bekal senjata tajam jenis celurit, langsung saling viralkan melalui live streaming IG,” papar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah, saat press release.
Dikatakan Harryo, kedua remaja yang sama-sama ingin menunjukkan kehebatannya ini, dengan berani merekam dan menyiarkan secara langsung (Live) perkelahiannya.
“Mereka ini saling kenal, bahkan berteman. Sebelum janjian mereka ini komunikasi melalui whatshaap. Puncaknya, melepaskan kegabutan dengan gladiator di Jalan Irigasi, menggunakan celurit, akhirnya korban Ferdi meninggal dunia dengan luka tusuk dibagian dada kiri,” ujarnya.
Orang nomor satu di Polrestabes Palembang itu menambahkan, setelah melihat korban terluka, MR sempat membantu dan memberikan pertolongan kepada korban.
“Melihat korban tersungkur, pelaku sempat menolong dan membawa ke rumah sakit. Perlu diketahui, selain mengamankan MR, kita juga telah mengamankan Admin akun live teamkacau.plgpulgae.area, RN serta barang bukti lain, seperti pakaian korban yang dipakai saat kejadian, sepatu, handphone. Kini kita masih lakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka,” tuturnya.
Sementara, tersangka mengaku dirinya sudah sering ditantang korban duel.
“Sudah dua kali dia menantang gladiator pak, tapi baru hari itulah saya sambut. Dia sendiri yang mengajak bertemu di Jalan Irigasi, Palembang, dengan alat celurit,” pungkasnya.














