MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Rata-rata realisasi belanja APBN Kapuas Hulu dari Belanja Pemerintah Pusat Kementerian/Lembaga dan Belanja Transfer Ke Daerah sampai dengan bulan Juli 2023 telah mencapai 53,04% dari pagu.
Hal ini sangat menggembirakan karena lebih tinggi dari rata-rata realisasi nasional sebesar 47,7%”, demikian disampaikan Sri Winarno Kepala KPPN Putussibau dalam kegiatan Rilis Kinerja APBN Edisi Agustus 2023 yang dilaksanakan secara daring kepada Stakeholders KPPN Putussibau.
Dikatakan Kepala KPPN, kegiatan yang diselenggarakan rutin setiap bulan tersebut dihadiri para Kuasa Pengguna Anggaran satker mitra kerja KPPN Putussibau, perwakilan SKPD Pemda Kapuas Hulu diantaranya BKAD, BAPPEDA, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi UKM, dan Perdagangan dan akademisi serta beberapa wartawan dari perwakilan media.
“Sampai dengan akhir Juli tahun 2023, total realisasi Belanja APBN melalui KPPN Putussibau telah mencapai Rp930,57 miliar atau 53,04% dari pagu Rp1.754,39 miliar, yang terdiri belanja pemerintah pusat (K/L) Rp147,02 miliar (56,65% dari pagu Rp259,52 miliar) dan Realisasi Transfer ke Daerah mencapai Rp783,55 miliar atau 52,42% dari pagu Rp1.494,87 miliar, “ulasnya.
“Capaian realisasi belanja K/L yang tertinggi adalah Belanja Pegawai yaitu sebesar 59,94%, kemudian Belanja Modal sebesar 57,19% dimana periode bulan Juni lalu masih dikisaran 39,55% dan Belanja Barang sampai dengan Juli baru diserap 53,43%, “sambungnya lagi.
Lebih lanjut Winarno menyampaikan, terdapat 1 satker yang realisasi Belanja Pegawai-nya sudah diatas target Triwulan III yaitu 75% sisanya 17 satker realisasinya masih dibawahnya.
“Untuk belanja barang, terdapat 2 satker yang realisasinya diatas target Triwulan III 2023 yaitu 75%, sedangkan 26 satker lainnya masih dibawah 75%, “bebernya.
Pelaksanaan Belanja Modal, saat ini terdapat 11 satker atau sekitar 78%-nya yang realisasi Belanja Modalnya melampaui target realisasi Belanja Modal Triwulan III 70%, namun masih ada 3 satker yang realisasinya dibawah target.
Terhadap tindak lanjut temuan BPK dalam pengelolaan rekening pada K/L yang belum memanfaatkan Cash Management System (CMS)
Sri Winarno juga mengingatkan kepada satker mitra kerja KPPN Putussibau segera menggunakan CMS dan menghubungi bank tempat membuka rekening apabila mengalami kendala.
“Selain CMS peningkatan transaksi non tunai (budaya cashless) pelaksanaan APBN agar dilakukan melalui melalui Kartu Kredit Pemerintah (KKP), Aplikasi Digipay Satu, serta menyusul KKP Domestik melalui QRIS, “ujarnya.
Selain itu, kata Dia, dari hasil monev sampai dengan akhir Juli 2023 terlihat progres implementasi transaksi non tunai satker-satker masih tergolong minim.
“Pengguna aktif KKP s.d. Juli baru 4 satker total transaksinya sebesar Rp105,86 juta dan penggunaan CMS satker saat ini mencapai 58,63%, “tuturnya.
Selanjutnya, kinerja APBD Kapuas Hulu dari data BKAD sampai bulan Juli 2023 dari sisi realisasi pendapatan telah mencapai 45,09% turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 53,44%.
“Realisasi belanja daerah sebesar Rp679,48 milyar atau 41,37% naik dibandingkan periode yang sama tahun 2022 lalu sebesar 39,85%, “ucap Sri Winarno.
Menurut Winarno, apabila dibandingkan dengan realisasi belanja APBN melalui KPPN Putussibau yang sebesar 53,04% realisasi belanja daerah APBD tentunya masih masih lebih rendah, sehingga masih diperlukan akselerasi dalam pelaksanaannya.
“Komponen Belanja Operasi terealisir 44,44% yang didominasi belanja pegawai realisasinya sebesar 60,10%, disusul belanja barang dan jasa 30,28% dan belanja hibah sebesar 24,27%. Belanja bansos masih belum ada realisasi dari pagu yang dianggarkan sebesar Rp1,34 miliar, “bebernya.
Berdasarkan besaran target, kata Winarno pendapatan APBD sebesar Rp69,9 miliar, terlihat Rasio PAD 2023 sebesar 4,28% masih lebih rendah dibandingkan periode 2022 sebesar 4,38%. Besaran Rasio tersebut masih menunjukkan tingkat kemandirian fiskal tergolong rendah. Peningkatan perekonomian atau pertumbuhan ekonomi yang diharapkan semakin baik di Kab. Kapuas Hulu agar supaya dapat berkontribusi mendongkrak PAD.
“Realisasi PAD per 31 Juli 2023 yang telah mencapai Rp46,53 miliar atau 66,56% dari target Rp69,9 miliar, didominasi oleh Lain-lain PAD sebesar Rp19 miliar atau 60% dari target Rp31,25 miliar, “ungkapnya.
Tak hanya itu, penerimaan hasil dari Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp17,24 miliar atau 123,14% melampaui target Rp14 miliar dan Pajak Daerah Rp7,37 miliar atau 40,94% terakhir penerimaan Retribusi Daerah sebesar Rp2,91 miliar (43,76%)
“Penyaluran dana transfer ke daerah di Kabupaten Kapuas Hulu oleh KPPN Putussibau sampai dengan akhir Juli 2023 meliputi Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus Fisik, Dana Alokasi Khusus Non Fisik dan Dana Desa, yang totalnya telah mencapai mencapai Rp783,55 miliar atau 52,42% dari total pagu TKD sebesar Rp1.494,84 miliar, “ujarnya.
Kemudian, Realisasi penyaluran DAU sebesar Rp501,49 miliar dari pagu Rp924,27 miliar untuk DAU bulan Januari s.d. Agustus 2023, realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp27,38 miliar dari pagu Rp75,23 miliar yang terdiri dari DBH Pajak dan DBH SDA, DAK Fisik sebesar 27,38 miliar dari pagu Rp75,23 miliar, DAK Non Fisik sebesar Rp99,51 miliar dari pagu Rp165,14 miliar dan Dana Desa sudah terealisasi sebesar Rp132,85 miliar dari pagu Rp241,91 miliar yang disalurkan untuk 278 desa di Kapuas Hulu.
“Terdapat tiga desa di Kecamatan Selimbau yang memperoleh apresiasi sebagai desa terbaik dalam pengelolaan Dana Desa Semester I 2023 di Kabupaten Kapuas Hulu yaitu Desa Dalam, Desa Engkerengas dan Desa Titian Kuala, “sampainya
Sri Winarno juga menyampaikan bahwa seluruh layanan KPPN Putussibau adalah tanpa biaya atau Rp0, dan telah mendapatkan predikat WBK dan WBBM maka seluruh elemennya senantiasa menjaga integritas dalam memberikan layanan gratis tanpa biaya.
“KPPN Putussibau juga turut mewujudkan budaya antikorupsi di instansi vertikal Kementerian Keuangan serta menularkan virus zona integritas kepada seluruh stakeholder. Disampaikan pula apresiasi dan harapan masukan serta dukungan untuk peningkatan layanan KPPN Putussibau di masa mendatang, “pungkasnya mengakiri.














