Reporter : Fitrah
MALUKU, Mattanews.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku meninjau lokasi pengungsi bencana gempa sekaligus bertatap muka dengan pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Sabtu (05/10/2019).
DPRD Provinsi Maluku terbentuk dalam satu tim yang diwakili oleh masing -masing Fraksi terdiri atas Amri Rumra sebagai ketua tim, Samson Attapary, Asri Arman, Ruslan Hurasan, Ali Kolatlone, Gadis Umasugi, Tin Leusukuni, dan Ayu Hasanusi.
Selain meninjau lokasi pengungsian di beberapa titik, DPRD Maluku juga bertatap muka dengan Pemkab SBB yang berlangsung di posko penanggulangan bencana gempa di kantor Desa Waimital Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB.
Turut hadir dalam tatap muka tersebut, Bupati dan wakil Bupati SBB, Moh Yasin Payapo dan Timotius Akerina, kemudia hadir juga Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar S.IK,OPD Lingkup Pemkab SBB.
Selaku ketua tim, Amir Rumra kepada awak media mengatakan kehadiran mereka sekaligus meninjau lokasi pengungsian pasca gempa 26 september 2019 lalu yang ada di beberapa titik di Kabupaten Seram Bagian Barat.
“Yang pertama kita hadir untuk memastikan bahwa distribusi dan logistik yang semua tersedia dan data itu nanti termasuk dengan pendataan data lainnya,” ungkap Rumrah.
Ditambahkannya, kalau masih ada kekurangan yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Maluku maka dari aspek sisi kebijakan pasti pihaknya menyampaikan supaya segera ditangani.
“Kita DPRD tidak punya kewenangan untuk memberikan bantuan karena sifatnya DPRD hanya sebagai pengawasan. Sekali lagi fungsi pengawasan dan yang melakukan eksekusi itu adalah eksekutif,” jelasnya.
Rumrah dari Fraksi PKS DPRD Maluku itu berharap juga jangan sampai ada terkendala masalah pengungsi yang belum tertangani dalam hal ini adalah logistik. Begitu pula dari sisi aspek pendidikan, kesehatan menyangkut dengan air minum atau air bersih ditambah dengan hal-hal yang lain.
“Harus semuanya tercukupi, dalam hal pungungsian dipastikan tertangani, baik pada logistik dan begitu pula ada aspek pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.
Editor : Anang














