BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Ini Kata BPBD Sumsel Soal Banjir Musi Rawas Utara Sumsel Menggelamkan 7809 Rumah Warga

×

Ini Kata BPBD Sumsel Soal Banjir Musi Rawas Utara Sumsel Menggelamkan 7809 Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Banjir menenggelamkan rumah penduduk akibat bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Jum’at (12/01/2024).

Berdasarkan data yang dihimpun, sementara saat ini sudah 7809 rumah penduduk, 30 Sekolah dan 40 Fasilitas Kesehatan yang terendam banjir di dalam Update data yang masuk ke posko banjir Kabupaten Musi Rawas Utara per 12 Januari 2023.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Sudirman, SKM, M.Si mengatakan saat ditemui oleh awak media.

“Untuk situasi update di kabupaten Muratara saat ini masih banjir, teman-teman dari BPBD, TNI, Polri, OPD dan Swasta sedang bergerak evakuasi pada masyarakat yang terdampak banjir ini,” ungkapnya di kantor BPBD Provinsi Sumsel.

Ia juga menambahkan bahwa pihak BPBD Provinsi Sumsel juga sudah mengirimkan bantuan kepada masyarakat disana.

“Kami juga sudah kirim bantuan berupa paket sembako dan bantuan beras yang diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Selatan dan diterima oleh Wakil Bupati Muratara,” jelasnya.

Adapun kondisi banjir disana, Sudirman mengatakan dampak dari banjir ini menyebabkan banyak jembatan penyeberangan yang putus di beberapa desa di kabupaten tersebut.

“Ada 7 jembatan penyebarangan yang putus dan 30 sekolah yang terendam banjir, untuk warga yang mengungsi tidak terlalu banyak, sebab rumah disana kebanyakan rumah panggung, jadi 2 lantai, tapi kita tetap distribusikan bantuan ke warga yang masih menunggu rumah pribadinya,” katanya.

Untuk posko kesehatan, Sudirman menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel telah mendirikan beberapa pos kesehatan dan trauma center dibeberapa titik lokasi yang terdampak banjir.

“Dari tingkat provinsi, tim sudah terjun ke lokasi untuk membantu dan memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat disana,” paparnya.

Sejak terjadinya banjir di Muratara pada hari Minggu, tanggal 07 Januari 2024, Tim sudah diterjunkan ke lapangan hingga sampai saat ini.

“Ya untuk tim sendiri sudah sejak awal diterjunkan ke lokasi, tim itu terdiri dari BPBD, TNI, Polri,” tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan bersama Instansi terkait secara langsung memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati di saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, sebab adanya kemungkinan banjir susulan akan tiba.