* Lima Saksi Dari Pihak Rumah Sakit Diperiksa
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Bergulirnya kasus dugaan asusila yang dilakukan salah satu dokter di RS Bunda Medika, penyidik telah menaikkan statusnya ke tahap penyidikan. Kasus yang menyita perhatian publik ini, sedikitnya telah memeriksa lima saksi atas dugaan cabul terhadap korban TAF (22), saat menunggu suaminya TH (27) yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit yang sama, Senin (04/03/2024).
Penasehat hukum korban, Ridho Junaidi, SH MH mengatakan, dirinya ke Polda Sumsel, dalam rangka memenuhi panggilan penyidik di Subdit IV PPA Dirreskrimum Polda Sumsel.
“Hari ini klien kita di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) penyidik. Kalau kemarin-kemarin baru lidik dan sejak Jum’at tadi, sudah naik ke tahap sidik. Kami yakin pasti saksi-saksi lain datang juga hari ini,” ujar Ridho.
Ridho menilai, dengan alat-alat bukti yang dikumpulkan dan keterangan saksi, sudah dihimpun, maka penetapan tersangka pasti sesegera mungkin dilakukan oleh penyidik.
“Alat bukti yang dikumpulkan sudah cukup, penetapan tersangka sangat memungkinkan, tinggal pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.
Ridho mengungkapkan, saat ini kondisi psikologis TAF yang mengalami trauma dan masih malu, bahkan semenjak kejadian itu TAF sering melamun dan menangis.
“Psikis-nya kena sering melamun dan menangis. Bahkan saat BAP hari Jumat lalu TAF sering melamun. Dia juga masih malu untuk interaksi dengan lingkungan sekitar,” tuturnya.
Sementara, Kasubdit IV PPA Polda Sumsel, AKBP Raswidiati Anggraini mengatakan, selain suami korban, pihaknya juga memanggil lima orang petugas piket rumah sakit yang ada saat kejadian.
“Karena sudah naik dari tahap lidik ke penyidikan saksi-saksi mulai kita mintai keterangan termasuk petugas piket jaga di rumah sakit,” pungkasnya.














