MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sekolah Calon Pemimpin (Scapim) kota Palembang adakan kuliah kepemimpinan bersama Anas Urbaningrum di hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa (26/3/2024).
Anas Urbaningrum tidak sendiri, ada Dr. Husni Tamrin Akademisi Fisip UNSRI, Dr Tarech Rasyid, M.Si Rektor Universitas IBA, Yandes Efriyadi, SH, Dr Firdaus Komar, M.Si Direktur LUKW PWI Pusat, serta para alumni dan kader HMI.
Didalam sambutannya, Presiden Scapim Ramdoni SIP mengucapkan, terimah kasih atas kehadiran dari bang Anas Urbaningrum yang mau hadir mengisi materi.
Lebih lanjut ramdoni menyebutkan bahwa pemimpin itu harus bisa memimpin dan mengambil keputusan yang baik, karena banyak orang yang akan bergantung dengan kita sosok pemimpin.
“Kalau kita analogikan pemimpin itu seperti nahkoda kapal, dia harus paham dan mengetahui serta meguasi setiap Medan yang di laluinya, apa itu bergelombang, ombak tinggi bahkan situasi yang di luar prediksi,” ujar ramdoni yang juga sekjen partai PKN.
“Kenapa seorang nahkoda harus handal, karena dia mengambil keputusan yang tepat dan cepat sehingga bisa membawa penumpang sampai dengan apa yang di tujukan,” tambahnya.
Di dalam kuliah kepemimpinan, Anas Urbaningrum menyinggung terjadinya pergeseran di politik kita, terutama di pileg 2024.
Dirinya menyebutkan bahwa, kalau dulu ada gagasan yang di bawa oleh setiap caleg. Kalau sekarang itu tidak cukup harus membawa logistik yang banyak.
“Yang bertanding sekarang bukan lagi gagasan politik, tetapi seberapa banyak logistik. Kalau dulu masih ada perwakilan aktivis di Senayan, sekarang sudah tergeser oleh oligarki yang bawa amplop,” pungkasnya.















