BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 Rutan Putussibau Gelar Apel Bersama Berantas Halinar

×

Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 Rutan Putussibau Gelar Apel Bersama Berantas Halinar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dalam upaya memperketat pengawasan terhadap para Warga binaan, Rutan Kelas IIB Putussibau bersama TNI-POLRI menggelar Apel Siaga 3+1 Berantas HP, Pungli dan Narkotika (Halinar) di halaman Rutan Putussibau, Jumat (05/4/2024).

Kepala RUTAN Putussibau Putussibau mengungkapkan, Apel siaga yang digelar dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 ini dilaksanakan serentak karena ini program dari Dirjen Pas Kemenkum HAM.

“Jadi seluruh UPT lembaga kemasyarakatan se Indonesia melaksanakan kegiatan ini. Yaitu kegiatan 3+1 atau Halinar,” jelas Efendy.

Lebih lanjut Efendy menjelaskan kegiatan 3+1 atau Halinar itu yakni deteksi dini, berantas narkoba dan sinergi dengan aparat penegak hukum. Sementara plus 1 nya yakni back to basic kembali kepada aturan ke pemasyarakatan yang sudah ada.

“Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan kepada warga binaan yang ada pun tidak ditemukan barang-barang yang berbahaya. Yang kita temukan tadi hanya sendok, alat masak, gunting kuku dan lainnya,” ujarnya.

Dikatakan Efendy, Apel Siaga ini merupakan bentuk kesiapan dan komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan demi terciptanya Keamanan dan melakukan antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama perayaan hari raya berlangsung.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada APH terkait serta seluruh jajaran pemasyarakatan atas pengabdiannya dan tetap malaksanakan tugas disaat orang lain berkumpul merayakan hari raya bersama keluarga, jajaran Pemasyarakatan justru tetap menjalankan tugasnya melayani warga Binaan Pemasyarakatan dan masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu Efendy mengimbau kepada warga binaan bisa menjalankan pidananya dengan baik dan tidak melakukan pelanggaran selama menjalankan hukumannya di Rutan Putussibau sehingga mereka cepat bebas dan kembali ke masyarakat dan keluarga.

“Mudah-mudahan mereka nanti bisa berguna untuk diri sendiri, bangsa dan negara,” tukasnya.