MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur periode 2018-2023, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menyebut siapa nama calon wakil bupati (Cawabup) yang akan mendampinginya maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024.
Menurut Gatut Sunu sapaan akrabnya, sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dirinya akan patuh dengan keputusan partai dalam mencari sosok figur Cawabup yang akan mendampinginya.
Pernyataan itu dikatakan Gatut Sunu disela-sela Open House Lebaran kedua, dikediamannya Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, pada Kamis, 11 April 2024.
“Jadi begini, sosok figur Cawabup yang akan mendampinginya, saya akan tegak lurus dengan keputusan partai,” tutur Pria sebagai Owner Romo Wijoyo Group sembari tersenyum itu.

Gatut Sunu menambahkan sebagai kader PDI Perjuangan dirinya sudah membuktikan pernah mengemban amanat partai menjadi bagian eksekutif di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tulungagung.
“Saya pernah menjabat Wabup Tulungagung meskipun hanya 21 bulan mendampingi Bupati Tulungagung periode 2018-2023, Drs. Maryoto Birowo, M.M.,” tambahnya.
“Alhamdulillah, amanat partai itu saya jalani dengan bagus meskipun ada kerikil-kerikil. Dan itu hal wajar-wajar saja tapi tidak menyulitkan kita terus untuk maju dan bagaimana niatan baik kita untuk memimpin Tulungagung yang sangat majemuk agar lebih baik lagi,” imbuhnya.
Lebih lanjut Gatut Sunu menjelaskan ia menyatakan siap maju dalam kontestasi Pilkada Tulungagung 2024. Kendati demikian, hingga saat ini ia belum mengetahui siapa kader terbaik partai yang akan diusung dalam menghadapi Pilkada Tulungagung 2024.
“Belum, belum ada kok siapa kader partai yang akan diusung dalam Pilkada Tulungagung 2024 ini,” terangnya.
“Insya Allah, dengan doa masyarakat Tulungagung saya optimis untuk mengantongi rekomendasi untuk diusung partai sehingga ikut dalam proses pendaftaran nanti,” tandasnya.
“Siapapun yang akan mendampingi sebagai Cawabup saya serahkan dan tetap tegak lurus dengan keputusan kepada partai,” pungkasnya.














