MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H melaksanakan audiensi dengan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, di Ruang Rapat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, di Jakarta Jumat (7/6/2024)
Audiensi tersebut berkenaan rencana usulan Pembangunan Lanjutan Gedung RSUD, dr. Achmad Diponegoro Putussibau Tahun Anggaran 2025, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemenkes RI.
Turut serta mendampingi Bupati diantaranya, Direktur RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau, dr. Herlina dan Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Hulu Nanang Padli, SKM, S.E.,M.Si.
Adapun audiensi tersebut sesuai dengan salah satu visi Kapuas Hulu Hebat yaitu, mewujudkan Kapuas Hulu yang sejahtera dalam pelayanan kesehatan dasar yang bermutu bagi masyarakat.
Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes dalam arahannya menyampaikan, Kabupaten Kapuas Hulu yang merupakan Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) sudah seyogyanya menjadi program prioritas pembangunan di bidang kesehatan agar akses pelayanan kesehatan masyarakat semakin dekat dan memadai.
“Sesuai dengan salah satu visi Kapuas Hulu Hebat yaitu, mewujudkan Kapuas Hulu yang sejahtera dalam pelayanan kesehatan dasar yang bermutu bagi masyarakat,” ujar Yuli Astuti.
Sementara itu Nanang Padli Sekretaris Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Hulu membenarkan, kedatangan pihaknya bersama Bupati dan Direktur RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau ke Kemenkes RI untuk mengusulkan pembangunan lanjutan RSUD Putussibau.
“Terutama untuk lanjutan pembangunan gedung B yakni lantai 2 3 dan 4 yang belum selesai,” ujar Nanang.
Nanang pun berharap dari Kemenkes RI dapat mengakomodir usulan yang disampaikan tersebut, mengingat ini untuk pelayanan kesehatan masyarakat. “Mudah-mudahan usulan kita dikabulkan untuk tahun depan dan pembangunan bisa dilanjutkan kembali,” tukasnya.














