Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Sriwijaya Entrepreneur Community (SEC) Sumatera Selatan (Sumsel) mengelar Seminar dan workshop Kewirausahaan Peran Pemuda dan Mahasiswa Dalam Dunia Usaha di Mahameru Room Hotel Swarndwipa Palembang, Senin (28/10/2019).
Dimana pada kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Ir. Hj. Ernila Rizar, MM, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Yustianus, Penggiat UKM, Pengusaha Property Basroni, S.E dan pengusaha Jasaboga Inayah, serta diikuti sekitar 400 orang peserta dari yang terdiri dari Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Sriwijaya (Unsri), Bina Darma, Polsri, UIN RF Palembang, Tridinanti, STISIPOl, Bina Sriwijaya, UKB dan Universitas Sjakhyakirti Palembang”
Dalam sambutannya Basroni, SE penggiat UKM, pengusaha property, sekaligus Ketua Sriwijaya Entrepreneur Community Sumsel mengatakan, adapun tujuan dari kegiatan Seminar kewirausahaan peran pemuda dan mahasiswa dalam dunia usaha yang kita laksanakan ini tujuannya untuk mengembangkan dunia usaha dikalangan pemuda Sumsel, dengan mengambil momentum hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019.
“Dimana pada waktu itu para pemuda Indonesia telah mengikrarkan diri Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Dan jika ada orang yang ingin coba – coba mengganggu keutuhan NKRI para pemuda akan tampil terdepan untuk membela NKRI,” tegas Basroni.
Tetapi yang menjadi pertanyaannya, sambung dia, adalah apakah para pemuda telah tampil dibidang usaha ? Saat ini kita menilai peminat para pemuda di Sumsel untuk menjadi pengusaha hanya sangat kecil. “Karena para mahasiswa ketika selesai kuliah yang terpikir oleh mereka hanyalah mencari kerja, diantaranya ikut tes CPN dan lain sebagainya,” ucapnya.
Tambah Basroni, seorang pengusaha adalah orang – orang yang berjiwa dan dapat berpikir untuk membedakan mana uang pribadi dan mana uang perusahan. Pengusaha juga tidak mau dinilai sebagai orang kaya, tetapi ia mau dinai sukses. Oleh karena itu saya meminta kepada para pemuda untuk belajar dan menggeluti dibidang didunia usaha. “Dan saya jamin jika para pemuda tekun mengeluti dunia usaha maka anda akan sukses,” tandasnya.
Sementar itu, Inayah (Pembicara/Pengusaha Jasaboga) dalam sambutannya mengatakan, kita melihat di Wilayah Provinsi Sumsel sangat banyak sekali peluang – peluang yang dapat diambil dalam dunia usaha, karena Sumsel merupakan sebagai salah satu wilayah penghasil sumberdaya alam nomor 5 terbesar didunia. “Maka jangan takut kita akan memulai usaha karena tidak mempunyai modal, karena didunia usaha yang penting adanya kemauan untuk berusha,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Ir. Hj. Ernila Rizar, MM Kepala Dinas Perindustrian Prov. Sumsel selaku pembicara mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi atas teraksananya kegiatan seminar kewirausahaan peran pemuda dan mahasiswa dalam dunia usaha, yang dilaksanakan oleh SEC Sumsel. “Peran pemuda didunia usaha, yaitu berusaha untuk mengembakan usaha produktif dengan memanfaatkan waktu yang sebaik – baiknya,” ujarnya.
Lanjut Hj. Ernila Rizar, visi pembangunan Provinsi Sumsel Tahun 2018 – 2023, yaitu Sumsel maju untuk semua. Dalam upaya untuk meningkatkan perekonomi Sumsel, Pemprov Sumsel terus berupaya melakukan pengembangan duni industri, pertanian, sumberdaya alam dan lainnya yang ada di Sumsel.
“Saat ini Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel saat ini tengah gencar melaksanakan sosialisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) kepada masyarakat Sumsel. Selain itu Dinas Perindustrian Prov. Sumsel akan memfasilitasi para pengusaha IKM di Sumsel untuk melakukan pembuatan izin usahanya dengan meminta kepada masyarakat untuk menyerahkan data diri mereka masing – masing ke Dinas Perindustrian Provinsi Sumsel,” pungkasnya.
Editor : Anang















