BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 287 Anggota Polrestabes Palembang Dites Urine

×

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 287 Anggota Polrestabes Palembang Dites Urine

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sedikitnya 287 anggota Polrestabes Palembang diperiksa urine secara dadakan saat apel pagi di Polrestabes Palembang, guna mencegah penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan disaksikan langsung Karo Provost Div Propam Mabes Polri, Brigjen Pol Drs Sumarto, dengan melibatkan tim dokkes, dengan dikawal ketat anggota Propam Polrestabes Palembang, Jumat (20/9/2024).

Selain pemeriksaan urine dadakan, pemeriksaan juga mencakup penampilan anggota, administrasi kelengkapan seperti KTA dan KTP.

“Tes urine ini dilakukan untuk mengetahui, apakah ada anggota kita di Polrestabes Palembang pernah memakai atau menggunakan narkoba atau tidak,” papar Brigjen Pol Drs Sumarto, kepada wartawan.

Dikatakannya, tes urine dadakan itu dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal, guna memastikan apakah ada anggota Polri yang mengkonsumsi narkoba atau tidak.

“Tes urine dilakukan selepas mengikuti apel pagi. Kita sengaja mencari waktu dadakan tersebut, tepat di halaman Mapolrestabes Palembang,” ujarnya.

Masih dijelaskan Brigjen Pol Drs Sumarto, pemeriksaan tes urine dadakan dilakukan secara berkala, guna untuk mencegah penyalahgunaan narkoba bagi anggota Korps Bhayangkara.

“Ini langkah preventif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota Polri, yang dapat mencoreng citra kepolisian dan kepercayaan masyarakat terhadap insitusi Polri. Kegiatan serupa bakal terus dilaksanakan secara rutin. Alhamdulillah, tidak ada anggota Polri yang memakai narkoba. Jadi, semua negatif dari hasil tes urine secara acak,” ujarnya.

Brigjen Pol Drs Sumarto menegaskan, pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kontrol dan pengawasan terhadap disiplin anggota Polri.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota menjalankan tugasnya dengan baik dan menjauhkan diri dari perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba dan judi online,” bebernya.