NUSANTARA

Dekopinwil Jatim Bersama Dekopinda Siap Mendukung Kebijakan Bupati Terpilih Mewujudkan Tulungagung Maju

×

Dekopinwil Jatim Bersama Dekopinda Siap Mendukung Kebijakan Bupati Terpilih Mewujudkan Tulungagung Maju

Sebarkan artikel ini
Ketua Dekopinwil Jawa Timur, Slamet Sutanto bersama Ketua Dekopinda Tulungagung Nyadin serta pengurus usai rapat konsolidasi, Rabu (18/12) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur, Slamet Sutanto menyebut bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Tulungagung siap mendukung kebijakan Bupati terpilih dalam mewujudkan Tulungagung Maju.

Hal itu diungkapkan Slamet saat didampingi Ketua Dekopinda Tulungagung, H. Nyadin seusai rapat konsolidasi perkoperasian di lantai 2 auditorium setempat, Rabu (18/12/2024).

“Kami siap mendukung kebijakan Pak Bupati Terpilih (H. Gatut Sunu Wibowo) dalam mewujudkan Tulungagung Maju khususnya di sektor perkoperasian,” ucap dia diamini oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Tulungagung itu.

Slamet menambahkan Dekopinda sebagai lembaga yang memilki peran sangat sentral dalam pengembangan koperasi dengan
menjalin sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung itu selaras dengan visi misi lembaga yang menaungi ratusan koperasi.

“Maka, peningkatan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) koperasi itu sangat penting. Hal itu bisa dilakukan melalui pendidikan latihan peningkatan sumber daya manusia pengurus Dekopinda,” tambahnya.

Lebih lanjut Slamet menjelaskan kegiatan rapat konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pengurus koperasi, yang merupakan garda terdepan dalam pengelolaan dan pengembangan koperasi di tingkat daerah.

“Dekopin, sebagai lembaga yang memiliki peran sentral dalam pengembangan koperasi, terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas SDM pengurus koperasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.

Menurut Slamet, bahwasanya koperasi bukan hanya milik generasi tua, melainkan harus dapat menarik perhatian generasi muda untuk terlibat aktif. Selain itu, koperasi juga harus dapat mendukung dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten.

“Maka, Dekopinda sebagai wadah koperasi se-Tulungagung harus siap bersinergi dan mendukung kebijakan Bupati terpilih. Kita ketahui bersama
Koperasi adalah wadah yang sangat potensial untuk memberdayakan masyarakat, dan ini adalah kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat dalam ekonomi yang berbasis pada keadilan sosial dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

“Selain itu, Dekopin khususnya Dekopinda Tulungagung harus turut menyukseskan program nasional seperti makan gratis yang sedang digalakkan oleh pemerintah pusat. Hal ini sangat membuka peluang besar bagi koperasi untuk berpartisipasi. Program ini bisa menjadi titik awal bagi koperasi untuk mengelola sumber daya secara optimal dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian lokal,” pungkasnya.

Tempat sama, Ketua Dekopinda Kabupaten Tulungagung, Nyadin menyambut positif arahan dari Ketua Dekopinwil Jawa Timur untuk mendukung kebijakan Bupati Tulungagung terpilih dalam sektor perkoperasian.

“Kami siap mendukung kebijakan dari Pak Bupati Tulungagung terpilih (Gatut Sunu Wibowo) dalam mewujudkan Tulungagung Maju khususnya sektor perkoperasian,” ujar dia.

Nyadin menambahkan kegiatan rapat konsolidasi ini berfokus pada pentingnya pelatihan dan pengembangan SDM koperasi, terutama pengurusnya, untuk memastikan mereka memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai dalam mengelola koperasi yang semakin berkembang.

Koperasi, jelas dia, harus dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal teknologi dan manajemen yang lebih modern.

“Dengan adanya program Kegiatan Peningkatan SDM Pengurus Dekopinda ini, koperasi di Indonesia dapat semakin profesional dan memiliki daya saing yang tinggi. Selain itu, Dekopin juga mengajak seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah, pengurus koperasi, maupun masyarakat, untuk bersama-sama memajukan koperasi sebagai pilar ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

“Kita tidak bisa mengandalkan koperasi hanya sebagai tempat untuk orang-orang tua. Koperasi perlu menjadi tempat yang ramah bagi generasi muda yang memiliki semangat inovasi dan kewirausahaan. Mari kita bekerja sama untuk mencetak pengurus koperasi yang handal dan siap menghadapi tantangan masa depan,” sambungnya.