MATTANEWS.CO, KEPRI – Suasana arus mudik di Pelabuhan Tanjung Batu dan Tanjung Berlian, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diwarnai keluhan para penumpang. Mereka kaget ketika mengetahui harga tiket speed boat tujuan Batam melonjak di masa libur Lebaran.
Kenaikan harga ini dirasakan oleh para penumpang yang berangkat dari Pulau Kundur menuju Pelabuhan Sekupang, Kota Batam. Tiket rute Tanjung Batu–Sekupang kini dijual seharga Rp167.500 hingga Rp170.000 per orang.
“Waktu beli tiket saya kaget. Padahal saya baca di media sebelumnya katanya tarif tetap selama Lebaran. Ternyata naik sekitar Rp 30 ribu,” ujar Adi, seorang perantau asal Tanjung Batu, Sabtu 5 April 2025.
Hal serupa dialami Tarlim, pemudik dari Tanjung Berlian. Ia menyebutkan, harga tiket sebelum Lebaran hanya Rp120.000. Namun, saat mudik kemarin, ia harus membayar Rp150.000.
“Kalau sebelum Lebaran itu Rp120 ribu, sekarang naik jadi Rp150 ribu. Mungkin karena musim ramai Lebaran,” kata Tarlim.
Menanggapi keluhan ini, Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supendi, menegaskan bahwa tarif yang berlaku masih sesuai dengan ketentuan resmi. Ia menjelaskan bahwa tiket Tanjung Batu–Batam dipatok Rp160.000 ditambah Jasa Raharja Rp 2.500, sehingga totalnya Rp 167.500.
“Jadi sebenarnya tidak ada kenaikan. Tarif itu sudah sesuai dengan SK Gubernur Kepri Nomor 1065 Tahun 2022 tentang tarif angkutan penumpang antarkabupaten/kota di Kepri,” jelas Supendi.
Ia juga menyebutkan, harga yang sebelumnya lebih murah merupakan tarif promo yang diberikan oleh pihak agen speed boat.
“Sebelumnya memang ada harga promo, makanya terasa lebih murah. Sekarang mereka kembali menerapkan tarif sesuai SK. Apalagi saat ini ada ekstra trip, di mana kapal harus berangkat kosong dari Batam. Itu tentu memengaruhi operasional,” katanya.














