BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

TMMD Mempawah Hadir Untuk Membangun, Bukan Sekedar Mengerjakan Proyek

×

TMMD Mempawah Hadir Untuk Membangun, Bukan Sekedar Mengerjakan Proyek

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Komandan Satgas TMMD Ke-124, Letkol Inf Benu Supriyantoko, menegaskan, TMMD tidak hanya bicara soal rabat beton atau renovasi rumah tidak layak huni.

Penyuluhan non-fisik di Kantor Desa Sungai Purun Kecil membuktikan bahwa TMMD juga hadir untuk membangun kesadaran dan karakter masyarakat.

Dalam keterangannya, Letkol Benu Supriyantoko menyebut bahwa penyuluhan adalah roh dari pembangunan manusia.

“Bangunan bisa retak dan roboh, tapi ilmu dan pemahaman yang dibagikan akan hidup dalam pikiran warga,” ungkapnya.

Ia pun mengaku terkesan dengan partisipasi warga yang datang dengan semangat untuk belajar. Dari anak-anak muda, para ibu rumah tangga, hingga petani ikut menyimak materi dari para pemateri profesional. “Artinya, masyarakat merindukan pengetahuan dan perubahan,” jelasnya.

Menurut Dansatgas, kolaborasi antara TNI, instansi kesehatan, kepolisian, dan tokoh desa menciptakan ekosistem pembelajaran yang menyenangkan.

“Ini bukan sekadar ceramah. Ini adalah forum terbuka untuk membangun desa dari dalam,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah desa bisa melanjutkan kegiatan serupa secara berkala.

“TMMD hanya sebulan, tapi dampaknya bisa panjang jika dilanjutkan oleh masyarakat dan aparat desa,” imbuhnya

* Penyuluhan Jadi Bukti Nyata TNI Hadir di Tengah Masyarakat

Dalam rangkaian kegiatan non-fisik TMMD Ke-124, Dansatgas Letkol Inf Benu Supriyantoko menyampaikan bahwa penyuluhan yang dilaksanakan di Kantor Desa Sungai Purun Kecil merupakan wujud nyata komitmen TNI hadir di tengah-tengah rakyat.

Ia mengatakan bahwa TMMD adalah ruang interaksi sosial dan pendidikan masyarakat secara langsung.

“Ini bukan sekadar transfer ilmu, tapi bentuk kepedulian kami terhadap masa depan masyarakat desa,” ujarnya.

Menurutnya, penyuluhan tentang stunting, pertanian, narkoba, dan wawasan kebangsaan merupakan pilar penting dalam membentuk desa yang tangguh.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan warga menjadi bukti keberhasilan pendekatan humanis yang dilakukan Satgas TMMD.

“Warga menyambut baik karena mereka tahu, penyuluhan ini untuk mereka dan oleh mereka juga,” katanya.

Dansatgas menilai bahwa kemajuan desa tidak akan terjadi tanpa intervensi wawasan dan nilai-nilai kebangsaan.

Oleh karena itu, kegiatan ini dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, mandiri, dan nasionalis.

“Membangun jalan itu penting, tapi membangun pemikiran warga jauh lebih penting. Itulah yang ingin kami wariskan lewat TMMD ini,” tutur Letkol Benu Inf Benu Supriyantoko dengan penuh harap.