NUSANTARA

Gubernur Sumut dan Bupati Asahan Buka PBSD 2019

×

Gubernur Sumut dan Bupati Asahan Buka PBSD 2019

Sebarkan artikel ini

Reporter: Taufik

ASAHAN, Mattanews.co – Gubernur Sumatra Utara (Sumut) didampingi Bupati Asahan, membuka Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) 2019, di Kabupaten Asahan, Kamis (21/11).

Sebelum membuka PSBD Kabupaten Asahan, Gubernur Sumatera Utara bersama tamu undangan melepas parade etnis yang terdiri dari 14 etnis yakni etnis Fak-fak, Karo, Jawa, Nias, Batak Toba, Aceh, Tabagsel, Tionghoa, India, Simalugun, Sunda, Banjar, Minang dan Melayu.

Dalam arahannya Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah rutin melaksanakan PSBD setiap 2 tahun sekali.

“Asahan merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang melestarikan seni budaya, dengan menggelar PSBD yang diikuti seluruh etnis di kabupaten ini. Saya yakin bahwa Asahan merupakan salah satu kabupaten yang mencintai, dan dapat melestarikan seni budaya di Indonesia,” ucapnya.

Edy juga berpesan agar Pemkab Asahan dapat membesarkan dan mengevaluasi PSBD menjadi lebih baik lagi ke depannya. “Kegiatan ini sangat berguna dalam melestarikan seni budaya kepada anak cucu kita,” pungkasnya.

Bupati Asahan, H. Surya Bsc mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan etnis yang mensukseskan pergelaran seni budaya tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai budaya di masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Asahan,” kata Surya.

Lanjutnya, pergelaran seni budaya tersebut sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017, Tentang Pemajuan Kebudayaan yang objeknya antara lain tradisi dan seni.

“Saya berharap seluruh etnis terus melakukan pembinaan atau pengkaderan bagi generasi muda, masing-masing etnis agar mencintai dan melestarikan budayanya,” tutup Surya.

Ketua Panitia, Rianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pergelaran seni dan budaya dari 14 etnis yang tergabung dalam wadah Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kabupaten Asahan, sejak 2013 rutin dilakukan dua tahun sekali.

“Dasar kegiatan ini adalah keputusan Bupati Asahan nomor 356-DISDIK-Tahun 2019, Tentang Pembentukan Forum Komunikasi Lembaga Adat (FORKALA) Kabupaten Asahan,” kata Rianto.

Editor: Arie Perdana Putra