* Beras Sebanyak 220,09 Ton Ludes Terjual
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Antusias masyarakat mengelorakan Gerakan Pangan Murah (GPM), yang dicanangkan Polda Sumsel bersama Polres jajaran secara serentak di 69 titik berjalan lancar. Dengan kegiatan ini tercatat jumlah pembeli sebanyak 36.511 jiwa di 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, Kamis (14/8/2025).
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi membuka langsung program GPM ini dengan dihadiri stakeholder dan Bulog beserta instansi terkait lainnya, di halaman Mapolsek Seberang Ulu 1 di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 5 Ulu Darat, Palembang, Kamis (14/8/29/2025) pada jam 09.00 WIB.
“Gerakan Pangan Murah ini sebagai bentuk dukungan menjaga stabilitas harga pangan dan membuat masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Ini sudah dilakukan sejak tanggal 6 Agustus 2025 kemarin bersama dengan Forum Bulog dan seluruh stakeholder,” ungkapnya di acara peresmian program GMP.
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilakukan Polda Sumsel, adalah dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, selain itu untuk menjaga ketersediaan pangan.
“Sumsel ini masuk kawasan dalam Zona 1 di Indonesia, di zona ini harga eceran tertingginya Rp 12.500 untuk beras kelas medium, sementara harga dari Bulog itu Rp 11 ribu, itu belum ditambah biaya tranportasi dan lain-lain, untuk di GPM ini kita lepas harga kepada masyarakat itu seharga Rp 11.600,” jelasnya.
Kapolda Sumsel mengkalkulasikan secara keseluruhan, dalam priode per tanggal 6 – 13 Agustus 2025 ini sebanyak 220,09 Ton beras murah telah dibeli warga Sumsel dengan antusiasnya akses GPM ini.
Wisdawinata (48) selaku Ketua RT 32, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang datang membawa 30 warga di RT-nya untuk menikmati akses program GPM beras murah ini.
“Saya dapat info disini ada beras murah, jadi saya bawa warga saya sebanyak 30 orang belanja beras murah disini, di warung kan lumayan mahal, dari Rp 70-80 ribuan, kalau disini kan cuma Rp 58 ribu per karung isi 5 Kg. Ini sangat terjangkau, beli 2 karung kan lumayan buat makan sehari-hari,” urainya.
Wisda berharap, giat ini dapat dilakukan hingga seterusnya. Tak hanya beras, ia juga berharap adanya penjualan sembako murah dengan lokasi yang lebih dekat ke masyarakat.
“Harapannya semoga event seperti ini ada selamanya. Mungkin bisa di lokasi yang dekat ke masyarakat, seperti masjid, semoga tidak hanya beras, tapi sembako juga. Sebelumnya sudah pernah, tapi sejauh ini, selisihnya hanya Rp 1-2 ribu. Kalau beras kali ini kan lumayan (selisihnya),” tandas Wisda.
Sementara itu, Siti (70) warga 4 Ulu Darat ini datang juga membeli beras murah di program GPM. Dengan tubuhnya yang sudah tak lagi prima, tak menyurutkan semangatnya untuk menenteng 4 karung beras yang ia beli.
“Aku sudah dari pagi sudah datang ke sini. Tujuannya memang mencari yang murah, dong,” tandasnya.














