NUSANTARA

200 orang Penyandang Disabilitas Kabupaten Batanghari Dapat Bantuan Kemensos

×

200 orang Penyandang Disabilitas Kabupaten Batanghari Dapat Bantuan Kemensos

Sebarkan artikel ini
Tarian Sekapur Sirih memeriahkan Hari Disabilitas Internasional 2019 (Dewan Richardi / Mattanews.co)

Reporter : Dewan Richardi

Batanghari, Mattanews.co – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batanghari dan Dinsos Provinsi Jambi bersama-sama menggelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2019.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Batanghari, yang dihadiri 200 orang penyandang disabilitas dari dalam dan luar Kabupaten Batanghari Jambi, Selasa (26/11/19) .

Tari Sekapur sirih ciri khas Jambi yang ditampilkan para penyandang disabilitas, menjadi perhatian para tamu undangan yang hadir. Dengan segala keterbatasan, para penyandang disabilitas juga menyumbangkan penampilan seninya, seperti membaca puisi, bernyanyi dan berdongeng.

Dalam kegiatan ini juga, Dinsos Jambi memberikan bantuan dari Kemensos ke para penyandang disabilitas, seperti kursi roda, tongkat bantu jalan, alat bantu pendengaran, dan tabungan non tunai.

Menurut Bupati Batanghari Syahirsyah, para penyandang disabilitas ini harus diberi perhatian lebih. Baik melalui program pembangunan nasional ataupun program pembangunan daerah.

“Itu semua untuk menjadikan saudara-saudara kita disabilitas unggul, artinya kita punya kewajiban baik untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan yang baik, memberikan keterampilan, sehingga bisa menjadi Disabilitas unggul,” ujarnya.

Kepala Dinsos Kabupaten Batanghari Fauzan Azhari mengungkapkan, para penyandang disabilitas Kabupaten Batanghari akan ditingkatkan pemberdayaannya.

“Karena masih banyak lagi kaum Disabilitas yang belum terdata oleh Kemensos,” ucapnya.

Dinsos Kabupaten Batanghari akan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan (Disdukcapil) Batanghari, untuk melakukan pendataan ulang agar dilaporkan ke Kemensos.

“Kita akan bekerjasama untuk membangun sistem unit pelayanan sosial keliling. Yaitu dengan melayani kesehatan masyarakat, jenis kebutuhan dan alat bantu sesuai dengan kecacatannya. Dengan tujuan dapat beraktifitas dan berguna bagi penyandang disabilitas,” katanya.

Editor : Nefri