MATTANEWS.CO, MALANG – Pengrajin Scott Wogel bemanuasa atau bermottif karakter yang biasa dikenal dengan kolong Scraf dikalangan Pramuka, sukses mengekspor produksinya hingga ke luar negeri.
Trend Scraf yang lagi marak tersebut, dimanfaatkan pengrajin Wogel karakter, Asmadi asal Malang ini untuk memenuhi pesanan baik dari domestik maupun mancanegara.
Asmadi pria yang juga anggota Pramuka Kota Malang, mengaku banyak pesanan Wogel Scraf karakter, bukan hanya dari Indonesia saja, dari Negara tetangga Malaysia pun juga.
Dirinya mengungkapkan, mungkin banyak yang belum mengenal apa itu Wogel, dimana sejenis kolong untuk Scraf yang bermotif atau karakter.
“Sebenarnya untuk setangan leher cuma untuk Scraf, bukan untuk Hasduk. Jadi bedanya apa, kalau hasduk kan pakai kuningan, sedangkan Scraf itu biasanya pakai Wogel ini, kalau di luar itu pakai wogel kayak gini, namanya wogel ini,” jelasnya, Jum’at (22/8/2025).
Momen trend Scraf tersebut, Asmadi menyebut bahwa orderan Wogel dari berbagai daerah baik dari Malang, maupun luar daerah mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Terutama dari wilayah Jawa Timur sampai seluruh Indonesia atau sampai ke luar negeri, sedangkan untuk lokalan ini kalau di Indonesia itu dari Kalimantan, Batam, Surabaya, Bandung, dan Jakarta itu yang terbanyak,” ungkapnya.
Sedangkan order dari luar negeri Asmadi mengaku banyak juga yang suka dengan product Wogel karakter buatannya.
“Kalau luar negeri itu mulai dari Malaysia, Thailand, terus Qatar, Amerika, Inggris, dan Vietnam banyak mas Alhamdulilah,” tuturnya.
Dalam kesehariannya, Asmadi pengrajin Wogel ini mengerjakan pesanan sendirian dengan peralatan yang terbatas. Hal itu yang menjadi hambatan tersendiri.
“Untuk produksi hari ini pesanan dari Malaysia tepatnya Selangor, itu jumlahnya sebenarnya 200 nanti kalau memang ini udah selesai cocok itu bisa 300,” tambahnya.
Bukan hanya melayani secara manual, Namaun pihaknya memasarkan produknya juga melalui pasar online.
“Untuk para pemesan atau yang mau order bisa melalui online bagi pemesan online, di web itu “Ngalam Spot Shoop”. Terus pemasarannya itu di Bukalapak ada, di Shopie ada, di Marketplace ada, di Tokopedia ada. Nanti bisa itu dicantumkan di harganya juga di online itu juga, nah yang tampil di situ semua termasuk order apa atau karakter apa yang diinginkan saya bisa buatkan,” tegasnya
Dalam produksinya perhari, Asmadi mengungkapkan bahwa bisa menghasilkan sekitar 50 pcs Wogel dan siap jual dengan peralatan yang sangat terbatas.
Mengenai item yang laku atau banyak dipesan Asmadi mengatakan bahwa rata rata semua suka karakter yang saya buat.
“Ini semua item, mas. Jadi item ini disukai adik-adik, terutama yang di luar, baik itu dari luar negeri. Kalau di lokal sendiri, itu kebanyakan, seperti elang, macan, harimau, garuda sama modern power sesuai pesanan mas,” ungkap Aamadi
Asmadi menambahkan bahwa bagi para pemesan yang off line juga melayani serta yang berminat bisa langsung datang ke acara kegiatan Pramuka.
Setiap kegiatan Pramuka seperti Jambore, Asmadi selalu membawa hasil karyanya tersebut untuk dipasarkan secara langsung kepada peserta yang hadir di kegiatan tersebut.
“Kita buka dasar di sekolah dan kegiatan kepramukaan dimana ada giat kita ada, dan kebetulan saya disini juga stafnya Kwarcab Pramuka kota Malang, sekalian memberikan keterampilan untuk Pramuka produk,”pungkasnya.














