MATTANEWS.CO, MALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur salurkan bantuan sosial (Bansos) penerima manfaat kepada masyarakat Kabupaten Malang, berlangsung di Pendopo Agung Malang, Rabu (27/8/2025).
Bantuan sosial tersebut diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada penerima manfaat meliputi Bansos PKH, Bansos Penyandang Disabilitas, Bansos kemiskinan ekstrim, Bantuan KIP, BLT buruh rokok, bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan), Bantuan pengelolaan pemberdayaan BUMDES dan lain sebagainya.
Gubernur Jatim, Khofifah mengatakan, terkait bantuan sosial tersebut, pihaknya ingin memastikan secara langsung kepada penerima manfaat agar tepat sasaran.
“Ini merupakan titik yang ke 34 dari 38 Kabupaten maupun Kota. Kita ingin memaksimalkan dan memastikan, bahwa bantuan ini sampai kepada orang yang tepat, ada yang bersifat charity dan empowerment,” jelasnya.
Khofifah menyebut, Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Jawara bantuan sosial tersebut diperuntukkan sebagai pendorong penguatan ekonomi, sedangkan untuk PKH plus atau lansia diatas 42 tahun dorongannya atau bantalannya bantuan sosial, termasuk juga disabilitas juga bantuan sosial.
“Kalau alsintan bantuannya tersebut di sawah, namun karena waktunya terbatas sangat mepet sekali maka diberikan disini,” tukasnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani melaporkan, memaksimalkan perluasan penyaluran bantuan pada tahap yang ketiga pada akhir bulan Agustus harus segera rampung.
“Hari ini sangat luar biasa, dimana Kabupaten Malang merupakan yang terbesar penerima bantuan manfaat, selain bantuan sosial juga bantuan khusus. Kami sampaikan bahwa bantuan yang disalurkan ke Kabupaten Malang melalui APBD murni,” ungkap Novi.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diserahkan kepada penerima manfaat di Kabupaten Malang.
“Alhamdulillah pada hari ini Kabupaten Malang telah menerima bantuan senilai Rp. 16, 750 milyar bantuan dari Ibu Gubernur Provinsi Jawa Timur,” tutur Lathifah.
Lathifah menambahkan, kehadiran Gubernur Jatim merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Malang.
“Adapun bantuan sosial ini tentunya sangat berarti bagi kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang, terutama bagi mereka yang berada di kelompok rentan dan berdampak secara sosial maupun ekonomi,” tukasnya.














