BERITA TERKINI

Pemkab Tulungagung Gelar Rakor Antisipasi Aksi Demo Anarkis, Bupati Gatut Sunu: Mari Bersama Jaga Kondusivitas

×

Pemkab Tulungagung Gelar Rakor Antisipasi Aksi Demo Anarkis, Bupati Gatut Sunu: Mari Bersama Jaga Kondusivitas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Menyikapi maraknya aksi demonstrasi yang berujung ricuh dan anarkis di sejumlah daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Provinsi Jawa Timur bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Pringgitan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Minggu (31/8/2025).

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin situasi serupa terjadi di Bumi Gayatri. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi pencak silat, hingga insan pers untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban daerah.

“Tulungagung ini kondisinya baik dan masyarakat kita juga baik. Mari kita bersama-sama menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Untuk itu, pagi ini kami duduk bersama Forkopimda dan para tokoh untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” ujar Bupati Gatut Sunu kerap disapa seusai rakor.

Siaga Hadapi Potensi Aksi 4 September

Menjawab pertanyaan wartawan soal seruan aksi demonstrasi yang beredar di media sosial pada 4 September mendatang, Bupati Gatut Sunu menyatakan pihaknya sudah mengantisipasi sejak dini.

“Demo tanggal 4 itu saya belum bisa memprediksi, tapi tentunya kita harus waspada. Untuk pengamanan aset negara akan diserahkan kepada Pak Dandim dan Pak Kapolres,” tegasnya.

Gatut Sunu juga menegaskan, aksi demonstrasi sah dilakukan sepanjang sesuai aturan. Namun, ia mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menunda aksi demi menghindari adanya “penumpang gelap” yang bisa memicu kerusuhan.

Pesan Tegas Bupati

Di akhir, Bupati Gatut Sunu kembali mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

“Kami tidak ingin ada kejadian anarkis di Tulungagung. Saya mengimbau agar masyarakat tetap tenang, menjaga persatuan, dan tidak terprovokasi. Mari kita jaga Tulungagung agar tetap aman dan kondusif,” tandasnya.

Forkopimda Tegaskan Kesiapsiagaan

Sementara itu, Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Kav Mohammad Nasir, S.Hub.Int., menambahkan bahwa pihaknya bersama aparat kepolisian sudah menyiapkan langkah konkret untuk menjaga keamanan wilayah.

“Melihat situasi di Blitar dan Kediri yang berakhir anarkis, kita tidak menghendaki hal itu terjadi di Tulungagung. Karena itu, kami bersama Forkopimda langsung menggelar rakor agar bisa merumuskan langkah strategis ke depan,” ujarnya.

“Kami juga tegaskan bahwa Tulungagung saat ini dalam kondisi aman dan kondusif. Meski begitu, potensi kerawanan tetap ada, sehingga koordinasi dengan seluruh stakeholder mutlak diperlukan,” sambungnya.

Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas elemen, Tulungagung menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi aksi provokasi maupun anarkisme yang bisa merusak keamanan daerah.