MATTANEWS.CO, KEPRI – Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Neko Wesha Pawelloy, mantan Wakil Bupati Lingga. Hari ini, tepat tujuh hari berpulangnya ke Rahmatullah sang kakek tercinta, H. Wello bin Nusek, yang merupakan tokoh yang sangat dihormati. Ucapan belasungkawa terus mengalir, terutama dari masyarakat dan tokoh pemuda di Pulau Tukul.
“Kami, segenap pemuda dan tokoh masyarakat Pulau Tukul, turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya H. Wello bin Nusek. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Fendi, salah seorang perwakilan pemuda setempat.
Di tengah suasana duka ini, para pemuda dan tokoh masyarakat di Pulau Tukul justru semakin mempertegas dukungan mereka kepada Neko Wesha Pawelloy untuk memimpin Kabupaten Lingga di masa mendatang. Mereka meyakini bahwa Neko memiliki visi yang jelas dan kemampuan untuk membawa perubahan signifikan.
”Kami melihat Pak Neko sebagai figur yang dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, dan memiliki rekam jejak yang sudah terbukti. Lingga butuh pemimpin yang visioner dan mampu merangkul semua pihak untuk membangun daerah ini bersama-sama,” tambah Fendi.
Dukungan ini muncul dari keinginan kolektif untuk melihat Kabupaten Lingga berkembang lebih pesat dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pariwisata, hingga pemberdayaan pemuda. Mereka percaya bahwa Neko adalah nahkoda yang tepat untuk membawa Lingga menuju masa depan yang lebih cerah dan makmur.
Aspirasi kuat dari masyarakat di Pulau Tukul ini menunjukkan adanya harapan besar pada sosok Neko Wesha Pawelloy. Mereka berharap Neko dapat meneruskan perjuangan para sesepuh, termasuk sang kakek, dalam membangun Lingga menjadi kabupaten yang maju.(*)














