MATTANEWS.CO, FAKFAK – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan memberikan kuliah umum pada mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak (Polinef), dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (8/9/2025).
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan dalam pemaparannya menegaskan, perkembangan teknologi informasi dan era digital tidak bisa dilepaskan dari apa yang disebut sebagai Revolusi Industri.
Revolusi ini ditandai dengan integrasi antara teknologi fisik, digital dan biologis yang mehgubah hampir semua aspek kehidupan manusia, mulai dari cara bekerja, belajar, hingga berinteraksi.
“Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak untuk menyiapkan diri agar tidak hanya menjadi tenaga kerja yang siap pakai, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan solusi baru bagi tantangan masyarakat,” ungkap Samaun Dahlan.
Bupati Samaun Dahlan kemudian menyatakan, Revolusi Industri juga menghadirkan konsekuensi berupa persaingan yang semakin ketat dan cepatnya perubahan kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, mahasiswa dituntut untuk terus meningkatkan keterampilan, mengasah kreativitas, serta menjaga daya juang agar tetap relevan di tengah arus perubahan global yang penuh tantangan.
Lebih lanjut disampaikan Samaun Dahlan, dalam menghadapi tantangan dan peluang yang dibawa oleh Revolusi Industri menuju era Society, ada beberapa langkah yang perlu disiapkan oleh mahasiswa.
Pertama, mahasiswa harus meningkatkan literasi djpital, yakni kemampuan memahami, memanfaatkan sekaligus mengkritisi informal yang beredar di dunia maya.
Kedua, mengustalsoft skilla seperti komunikasi kolaborasl kreativitas, dan pemecahan masalah yang sangat dibutuhkan di dunia keria modern.
Ketiga, mempenaat Kard skurs yang relevan dengan perkembangan teknologi teperti pemrograman, analisis date, desam digital maupun keteramp san teknis susual bidang studi masing-masing
Keempat, mahasiswa perio membangun mentalitas pembelajar separgang hayat Clifelong learning), sebab perkembangan texnologi dan kebutuhan kerja akan turis berubah dan Kelima, mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak juga harus menanamkan karakter, integritas, dan kearifan lokal sebagai Pondasi moral agar mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendramata dari Direktur Polinef kepada Bupati Fakfak, Samaun Dahlan dan Kapolres Fakfak serta Dandim 1803/Fakfak.














