MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia maupun di dunia. Katarak merupakan gangguan penglihatan yang terjadi akibat keruhnya lensa mata, sehingga cahaya tidak dapat masuk dengan optimal ke dalam mata. Kondisi ini lebih sering dijumpai pada kelompok lanjut usia seiring dengan proses degeneratif yang terjadi secara alami. Penderitanya akan merasakan pandangan yang berkabut, kesulitan membaca, hingga mengalami hambatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Hal sama juga dirasakan oleh Supinah (65) yang mengalami penurunan kualitas penglihatan akibat katarak sebelum akhirnya menjalani pengobatan.
“Awalnya pandangan saya kabur dan saya pikir itu merupakan hal yang biasa dikarenakan saya juga tidak muda lagi. Saya tidak begitu memperdulikannya namun lama-kelamaan saya mulai merasa tidak nyaman dan mulai terasa nyeri karena ada selaput yang menutupi mata saya. Dengan kondisi tersebut saya memutuskan untuk langsung melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan,” ucap Supinah, kamis (11/9/2025).
Peserta JKN yang terdaftar di segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan ini mengungkapkan bahwa menjadi peserta Program JKN merupakan suatu keberkahan dan perlindungan penting bagi dirinya. Program JKN tidak hanya membantu meringankan beban biaya, tetapi juga memberikan kemudahan akses layanan kesehatan yang berkualitas. Selama ini proses perawatan yang ia jalani berjalan berjalan dengan lancar menggunakan kartu JKN.
“Program JKN ini sangat banyak manfaatnya, saya sendiri telah memanfaatkan Program JKN dalam beragam rangkaian tindakan medis. Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN karena saya merasa kesehatan saya telah dilindungi oleh program ini, kalau tidak ada Program JKN mungkin saya akan kesulitan untuk berobat. Saat ini saya hanya fokus pada penyembuhan dengan rutin datang kontrol ke rumah sakit. Saya berharap bisa sembuh secepatnya, sehingga bisa kembali beraktivitas dengan normal,” ungkap Supinah.
Sebagai peserta aktif dalam Program JKN, Supinah tidak pernah merasakan kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan. Dirinya mengungkapkan bahwa setiap kali berobat ke fasilitas kesehatan, ia selalu mendapatkan perlakuan yang sama baik dari segi pemeriksaan, pemberian obat, maupun tindak lanjut pengobatan. Hal ini membuat Supinah merasa tenang dan yakin bahwa Program JKN benar-benar memberikan jaminan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Tidak ada kesulitan sama sekali. Petugasnya sangat membantu dan saya merasa dihargai sebagai pasien. Semua layanan diberikan dengan cepat dan tanpa perbedaan pelayanan antara pasien JKN dan pasien umum. Saya yang merupakan pengguna aktif Program JKN sangat merasakan manfaat yang diberikan, dari awal hingga sekarang saya tidak pernah mengeluarkan uang sepeser pun. Semuanya sudah di tanggung oleh BPJS Kesehatan,” jujur Supinah.
Supinah sangat bersyukur memiliki BPJS Kesehatan untuk mendampingi dirinya saat menjalani pengobatan kataraknya. Ia menyadari bahwa memiliki perlindungan kesehatan sangat penting. Terlebih jika sudah mengalami sakit yang memerlukan pengobatan rutin dan dengan biaya yang tinggi. Supinah juga mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN untuk segera bergabung agar dapat merasakan manfaat yang sama.
“Program JKN ini penting sekali, apalagi bagi orang tua yang sudah berumur dan membutuhkan pengobatan rutin seperti saya. Dengan adanya JKN, kami merasa sangat terbantu karena tidak perlu terlalu memikirkan biaya ketika harus berobat. Harapan saya semoga program ini bisa terus berjalan dengan baik, pelayanannya semakin mudah dan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua orang, terutama bagi kami yang sudah lanjut usia dan sering membutuhkan perawatan kesehatan,” tutup Supinah.(*)














