MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Zul Firman, Wali Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait keterlambatan sejumlah pembangunan di nagari. Hal ini disampaikannya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Aula Nagari setempat, Rabu (17/9/2025).
Menurut Zul Firman, keterlambatan tersebut terjadi akibat adanya pemotongan anggaran serta perubahan regulasi, sehingga beberapa program yang telah direncanakan sejak tahun lalu belum dapat terealisasi pada 2025.
“Bukan karena kelalaian pemerintah nagari, tetapi karena anggaran yang terpotong dan aturan yang terus berubah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, mari kita usulkan kembali dalam Musrenbang tahun ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan yang tertunda akan kembali diprioritaskan pada tahun 2026 mendatang.
“Kami dari Pemerintahan Nagari Lawang Mandahiling memohon maaf karena belum bisa merealisasikan pembangunan sebagaimana yang kita rencanakan pada 2025. Insya Allah, mari kita utamakan kembali pada 2026,” tegas Zul Firman.
Musrenbang tersebut turut dihadiri Camat Salimpaung Khairunas, OPD terkait, Ketua BPRN, KAN, UPT, Kepala Puskesmas dr. Hanif, serta tokoh masyarakat lainnya.
Sementara itu, Camat Salimpaung Khairunas menjelaskan bahwa kondisi efisiensi anggaran tidak hanya berdampak di tingkat kabupaten, tetapi juga sampai ke nagari.
“Efisiensi anggaran berarti adanya pemotongan dana yang masuk, mulai dari kabupaten hingga ke nagari. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa pembangunan tidak bisa seluruhnya terealisasi sekaligus. Namun, usulan tetap diprioritaskan, mudah-mudahan tahun depan kondisi kembali stabil,” pungkasnya.














