MATTANEWS.CO, OKI – Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAN-PDM Sumatera Selatan, Murniah dan Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Refly MS di Kayuagung, Rabu (17/9)
Penandatanganan MoU ini menandai tahap awal penguatan kerja sama yang diharapkan dapat memberi dampak langsung terhadap mutu layanan pendidikan, terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah di Kabupaten OKI.
Kerja sama ini berfokus pada pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan di Kabupaten OKI. BAN-PDM bertindak sebagai penanggung jawab penuh dalam proses akreditasi, sementara Dinas Pendidikan OKI berperan memberikan dukungan, fasilitasi, serta memastikan kesiapan sekolah di wilayahnya.
Ketua BAN-PDM Sumatera Selatan, Murniah, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga agar proses akreditasi berjalan sesuai prinsip transparansi dan objektivitas. “Kami ingin memastikan bahwa akreditasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi benar-benar menjadi sarana untuk mendorong kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Refly, menilai kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk memetakan kondisi sekolah secara lebih terukur. Ia menegaskan bahwa akreditasi dapat menjadi instrumen evaluasi yang mendorong sekolah meningkatkan standar layanan. “Sekolah harus siap menghadapi akreditasi bukan semata karena tuntutan aturan, tetapi karena ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat,” katanya.
Melalui MoU ini, kedua belah pihak sepakat membangun sinergi dalam pendataan, pendampingan, hingga monitoring pelaksanaan akreditasi. Dukungan pemerintah daerah dipandang penting agar sekolah tidak berjalan sendiri dalam memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
Kerja sama BAN-PDM dan Dinas Pendidikan OKI juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong pemerataan mutu pendidikan. Akreditasi menjadi instrumen penting untuk melihat kesenjangan antar sekolah sekaligus merumuskan langkah perbaikan.
Refly juga menegaskan bahwa keberhasilan akreditasi bukan hanya ditentukan oleh lembaga penilai, tetapi juga oleh komitmen semua pihak, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga pemerintah daerah. “Kami percaya sinergi ini akan menghasilkan perubahan nyata bagi pendidikan di OKI, dan sekaligus mendukung target pendidikan berkualitas di Sumatera Selatan,” tandasnya.














