BERITA TERKINI

Sungai Perigi Meluap, 22 Rumah di Desa Dharma Sakti Terendam Banjir

×

Sungai Perigi Meluap, 22 Rumah di Desa Dharma Sakti Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUSI RAWAS– Sebanyak 22 rumah warga di Desa Dharma Sakti, Kecamatan Tuan Negeri, Kabupaten Musi Rawas, terendam banjir pada Rabu (17/9/2025) akibat meluapnya Sungai Perigi. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak Selasa sore.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas, H. A. Darsan, menyampaikan bahwa rumah-rumah yang terdampak berada persis di dekat Jembatan Perigi, yang memang menjadi salah satu titik rawan banjir saat hujan deras mengguyur kawasan itu.

“Air mulai naik pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, kemudian bertahan cukup lama hingga sekitar pukul 04.00 WIB keesokan harinya. Baru pada pukul 04.30 WIB dini hari air mulai berangsur surut,” ujar Darsan saat diwawancarai awak media, Rabu pagi.

Menurutnya, banjir ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Musi Rawas. Kondisi ini menyebabkan Sungai Perigi yang berada di Kecamatan Tuan Negeri meluap, hingga air meluber ke permukiman warga dan menggenangi sejumlah ruas jalan di desa.

“Untuk ketinggian air, di titik terendah dekat sungai mencapai hingga 100 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan akses jalan desa terendam dan sempat terganggu,” jelas Darsan.

BPBD Kabupaten Musi Rawas, bersama unsur pemerintah Kecamatan Tuan Negeri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa setempat, langsung turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan, pendataan, serta kaji cepat terhadap kejadian banjir tersebut.

Mantan Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Tuan Negeri ini menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan langkah-langkah penanganan awal, seperti memantau kondisi sungai, berkoordinasi dengan aparat setempat, serta memberikan informasi kepada masyarakat agar tetap waspada.

“Untuk saat ini, banjir baru terpantau di Desa Dharma Sakti saja. Namun sore tadi, air sudah mulai surut dan tidak lagi masuk ke rumah warga. Meski demikian, kalau hujan deras kembali turun, air bisa saja naik lagi dan kembali masuk ke rumah-rumah warga,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Musi Rawas juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah-wilayah rawan banjir seperti bantaran sungai, agar senantiasa berhati-hati dan siaga terhadap potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama mengingat cuaca yang masih belum menentu.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada. Jika hujan turun terus menerus dalam beberapa hari ke depan, kami tidak menutup kemungkinan akan menetapkan status siaga banjir dan longsor untuk wilayah-wilayah yang berisiko tinggi,” pungkas Darsan.

Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa banjir ini. Namun BPBD bersama aparat terkait terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan jika kondisi memburuk.