BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Ternyata Ini Kronologisnya, Anggota Jatanras Viral Mendatangi Pemilik Toko Diesel Banyuasin

×

Ternyata Ini Kronologisnya, Anggota Jatanras Viral Mendatangi Pemilik Toko Diesel Banyuasin

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Video seorang anggota polisi Jatanras Polda Sumsel yang terlibat adu mulut dengan pemilik toko mesin diesel di Gasing, Kabupaten Banyuasin, belakangan viral di media sosial. Namun di balik itu, muncul kesaksian dari sopir truk dan warga sekitar yang menyaksikan peristiwa sebenarnya terjadi, Selasa (23/9/2025).

Iqbal (25), sopir asal Pemulutan, Ogan Ilir, mengaku dirinya justru menjadi korban penganiayaan oleh salah satu karyawan toko diesel berinisial E pada 31 Mei 2025 lalu.

Ia menceritakan saat lengah, leher belakangnya digesek dengan senjata tajam.

“Pas saya lengah, leher saya digesekkan sajam oleh karyawan toko itu, sajamnya panjang,” ujar Iqbal saat dijumpai di Palembang, Senin (22/9/2025) malam.

Dikatakannya lagi, saat itu dirinya memarkir truk di dekat toko untuk mengambil uang di agen BRIlink yang berada tepat di sebelahnya.

“Saya berhenti di pinggir jalan mau narik uang ke agen BRIlink di sebelah toko, tapi yang karyawan tokonya bilang kalau truk saya nutupi toko. Kalau menurut saya sih masih jauh, eh dia malah marah-marah,” katanya.

Setelah selesai mengambil uang, Iqbal kembali ke truk. Namun, saat itulah terlapor keluar sambil membawa senjata tajam.

“Dia (terlapor) tidak sendirian, ada yang punya toko dan ada juga karyawannya. Tapi yang melukai cuma satu orang pakai sajam,” sambungnya.

Karena takut, ia lari ke rumah warga untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan truknya di depan toko. Dari tempat persembunyian itu, ia menghubungi seorang anggota polisi Jatanras bernama Agus yang dikenalnya agar bisa menengahi.

“Lari ke rumah warga buat minta tolong. Lalu saya juga minta tolong dengan menghubungi kak Agus polisi, minta ditengahi. Sebab dia (terlapor) ramai,” ungkapnya.

Tak lama kemudian terjadilah peristiwa seperti yang terekam dalam video viral tersebut. Setelah kejadian, Iqbal menjalani visum di rumah sakit dan membuat laporan ke Polsek Talang Kelapa.

“Setelah kejadian itulah lapor ke Polsek Talang Kelapa. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” katanya.

Saksi lain, Fikri, warga sekitar yang kebetulan melihat keributan menuturkan bahwa masyarakat sempat ramai, karena mendengar pertengkaran antara Iqbal dan orang toko.

“Waktu itu saya posisi mau berangkat kerja keluar dari rumah, terus ada keributan di toko Meri itu, kami disangka mau mengeroyok terlapor, padahal kami mau melerai. Yang di Toko Meri malah nantang tidak takut, katanya, masyarakat sudah ramai,” ujar Fikri.

Setelah seorang anggota Jatanras datang, situasi perlahan mereda dan warga mulai membubarkan diri.

“Setelah ada polisi yang datang masyarakat bubar. Niatnya mau menenangkan mau menengahi. Iya si Iqbal itu masuk ke rumah warga, kami tidak tahu posisi dia benar atau salah yang penting saat itu diamankan dulu,” katanya.