MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus memperkuat infrastruktur jalan demi keselamatan dan kelancaran mobilitas warga. Salah satunya melalui pembangunan tembok penahan badan jalan (TPT) di ruas Jalan Karangrejo–Sendang, yang merupakan akses utama antar dua kecamatan di wilayah selatan kabupaten.
Plt Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Agus Sulistiono, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pembangunan tembok penahan tersebut memiliki panjang 103,06 meter, dengan tujuan utama mengatasi kerusakan akibat longsor yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur vital tersebut.
“Pembangunan ini kami lakukan untuk memperkuat struktur tanah di sekitar badan jalan agar tidak kembali longsor. Dengan begitu, konektivitas antara Kecamatan Karangrejo dan Sendang dapat kembali normal dan aman dilalui,” ujar Agus, Rabu (22/10/2025).
Agus menjelaskan, tembok penahan badan jalan atau retaining wall berfungsi menjaga stabilitas tanah dan mencegah erosi di daerah berkontur curam. Keberadaan konstruksi ini sangat penting untuk melindungi badan jalan, jembatan, serta infrastruktur lain dari pergerakan tanah yang dapat menimbulkan kerusakan serius.
Selain menjaga keamanan pengguna jalan, proyek ini juga memiliki manfaat strategis, antara lain:
• Mencegah longsor dan erosi pada lereng jalan.
• Menjaga stabilitas badan jalan agar tidak mudah amblas.
• Mengamankan infrastruktur dari risiko pergeseran tanah.
• Mengatur aliran air permukaan, guna mencegah melemahnya struktur jalan.
• Meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Menurut Agus, kegiatan pembangunan infrastruktur seperti ini merupakan implementasi nyata dari visi dan misi Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., yang menekankan pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia sepanjang masa.
“Kami terus berupaya mendukung program prioritas Bupati, salah satunya dengan memperkuat infrastruktur jalan dan jembatan agar mobilitas ekonomi masyarakat tetap lancar,” tambahnya.
Dengan pembangunan TPT Karangrejo–Sendang, diharapkan jalur tersebut kembali berfungsi optimal sebagai akses utama transportasi warga dan distribusi hasil pertanian di wilayah pegunungan Tulungagung.














