BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Eco Green Care

×

Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Kota Malang Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Eco Green Care

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Cuaca ekstrem hujan disertai angin yang cukup kencang beberapa hari mengakibatkan banyak pohon tumbang di beberapa kawasan seperti di jalan Prof Yamin, Kota Malang. Pohon trembesi yang telah lapuk menimpa mobil saat melintas di lokasi tersebut.

Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, mamantau secara berkala terhadap pohon-pohon yang telah berusia puluhan tahun.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang mengungkapkan, setiap harinya Tim dari DLH selalu rutin memonitor pohon-pohon yang sudah berusia puluhan tahun, termasuk juga melakukan perempesan ranting.

“Sebetulnya temen-temen itu ada 3 tim yang selalu rutin setiap harinya melayani perempesan pohon dan yang kedua temen-temenjuga memantau maupun mengecek pohon-pohon yang sudah lapuk. Contohnya hari ini ada pohon yang miring di Jalan Wilis sama temen-temen dilakukan etapen atau pemotongan pendek supaya pohonnya tidak roboh,” ujar Raymond, Senin (27/10/2025).

Masih kata Raymond, Tim DLH Kota Malang setiap harinya juga rutin dan rajin melakukan pengecekan maupun perempesan pohon.

Kendati demikian, pohon tumbang yang terjadi kemarin memang karena bencana alam yang susah untuk diketahui.

“Seperti di Jalan Ijen Kota Malang, terdapat kurang lebih ada 40 pohon yang atasnya sudah tidak ada daunnya, sepertinya pohon tersebut telah mati tetapi masih berdiri kokoh, tetapi kemarin pohon yang roboh itu justru masih utuh ranting maupun daunnya, itu memang diluar prediksi faktor bencana alam hujan angin yang kencang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Raymond menyebut bahwa pada bulan November sampai Desember nantinya akan banyak perempesan, terutama pohon-pohon yang sudah mati.

“Nanti dari temen-temen Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan ada pohon yang sudah waktunya untuk dirempesi,” jelasnya.

“Kami tetap berharap ada laporan dari masyarakat, karena ada keterbatasan temen-temen tim seluruhnya, nanti berdasarkan informasi dari masyarakat apabila ada pohon kering. Kebanyakan ada pohon yang sudah dibakar akarnya itu monggo silahkan ke kami akan mempercepat perempesan atau penebangan pohon tersebut,” tegas Raymond.

Bahkan masyarakat bisa langsung menyampaikan informasi ataupun permohonan pemotongan pohon secara langsung bisa melalui aplikasi Eco Green Care maupun datang langsung ke Kantor DLH Kota Malang.