MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Ahmad Yani resmi dilantik sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Perumda Tirta Uncak Kapuas Kabupaten Kapuas Hulu untuk masa jabatan lima tahun ke depan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan di pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (28/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada Ahmad Yani yang kini resmi mengemban amanah sebagai pucuk pimpinan perusahaan daerah yang bergerak dalam pelayanan air bersih tersebut.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Ahmad Yani yang telah resmi dilantik sebagai Direktur Perumda Tirta Uncak Kapuas untuk periode lima tahun ke depan. Semoga amanah dan tanggung jawab besar yang diemban dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh dedikasi, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ucap Bupati.
Bupati menegaskan bahwa Perumda Tirta Uncak Kapuas memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Kinerja perusahaan daerah tersebut, lanjutnya, mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkeadilan.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan beberapa harapan kepada direktur yang baru dilantik, di antaranya meningkatkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel dan profesional, memperluas jangkauan layanan air bersih terutama pada wilayah yang belum terlayani optimal.
Tak hanya itu meningkatkan efisiensi operasional melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dewan pengawas dan seluruh pemangku kepentingan.
“Saya juga berpesan agar seluruh jajaran Perumda Tirta Uncak Kapuas senantiasa bekerja dengan semangat kebersamaan, integritas, dan tanggung jawab moral yang tinggi. Jadikan momentum pelantikan ini sebagai awal baru dalam meningkatkan kinerja perusahaan menuju pelayanan publik yang lebih baik, profesional, dan berdaya saing,” tegas Bupati.
Diakhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama mendukung kepemimpinan baru di Perumda Tirta Uncak Kapuas, sehingga ke depan perusahaan ini semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Kapuas Hulu.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan pelayanan air bersih yang lebih optimal bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Perumda Tirta Uncak Kapuas Kabupaten Kapuas Hulu yang baru dilantik, Ahmad Yani, menyampaikan tiga strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih yang lebih tangguh, inovatif, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Ahmad Yani menegaskan bahwa langkah transformasi PDAM tidak hanya sebatas peningkatan kapasitas layanan, tetapi juga menyentuh aspek kinerja teknis dan pemanfaatan teknologi.
Menurutnya, perubahan harus dilakukan secara terarah dan terukur dengan target pencapaian yang jelas setiap tahunnya.
“Tantangan PDAM saat ini cukup kompleks, mulai dari tingkat kebocoran air yang masih tinggi hingga cakupan layanan yang perlu diperluas. Namun dengan kerja keras, sinergi bersama pemerintah daerah dan dukungan seluruh masyarakat, tentu kita optimis dapat mencapai target yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Adapun tiga poin strategi utama yang disampaikan Ahmad Yani yaitu Menurunkan Kebocoran Air (NRW) Secara Bertahap Saat ini tingkat Non Revenue Water (NRW) PDAM mencapai 42,40 persen.
Ahmad Yani menargetkan penurunan menjadi 30 persen pada tahun 2030, dengan capaian rata-rata penurunan 2 persen per tahun.
“Jika target ini terpenuhi, maka kebocoran yang selama ini menjadi potensi kerugian bisa kita tekan hingga berdampak pada peningkatan profit sekitar Rp4,5 miliar per tahun,” jelasnya.
Kemudian Meningkatkan Cakupan Layanan Air Bersih Cakupan layanan PDAM saat ini mencapai 27,55 persen atau sekitar 58.000 jiwa dengan jumlah 15.000 sambungan rumah (SR) dan kapasitas produksi terpasang sebesar 290 liter per detik.
“Kita menargetkan pertumbuhan pelanggan 10–15 persen per tahun, atau sekitar 2.700 sambungan baru setiap tahunnya. Hingga 2030, ditargetkan penambahan total 13.500 sambungan baru,” paparnya.
Upaya ini dilakukan untuk pemerataan pelayanan air bersih, terutama pada wilayah-wilayah yang belum terjangkau secara optimal.
Selain itu, transformasi layanan manual ke digital dalam rangka mewujudkan pelayanan yang modern, efisien dan responsif, PDAM akan melakukan digitalisasi layanan pelanggan mulai dari pelaporan gangguan hingga sistem pembayaran.
Melalui layanan WhatsApp Center, Ahmad Yani menjelaskan sejumlah fitur unggulan yang akan diterapkan seperti Chatbot otomatis untuk menjawab pertanyaan umum mengenai tarif, tagihan, hingga informasi pelayanan, Live agent ketika pelanggan membutuhkan respons langsung dari petugas.
Kemudian pelaporan gangguan dan kebocoran pipa melalui unggahan foto dan lokasi, notifikasi pemadaman, penggantian meter, hingga pengingat tagihan. Tiket pengaduan yang tercatat dan dapat dilacak status penyelesaiannya.
“Digitalisasi ini penting agar setiap keluhan pelanggan cepat ditangani, transparan, dan dapat dipantau secara real time,” ujarnya.
Ahmad Yani menegaskan, perubahan yang ia canangkan adalah untuk meningkatkan kualitas layanan publik, sehingga masyarakat Kapuas Hulu dapat merasakan manfaat yang lebih baik dari keberadaan Perumda Tirta Uncak Kapuas.
“Kami siap bekerja dan berkomitmen menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin berkualitas, merata dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.














