BERITA TERKINIHEADLINE

Bupati Gatut Sunu Buka Talkshow Moderasi Beragama: Pemuda Disebut Penentu Harmoni Tulungagung

×

Bupati Gatut Sunu Buka Talkshow Moderasi Beragama: Pemuda Disebut Penentu Harmoni Tulungagung

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Moderasi beragama tak boleh berhenti sebagai slogan. Pesan itulah yang ditegaskan Bupati Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., saat secara resmi membuka Talkshow “Pemuda dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Tulungagung” yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tulungagung di Gedung Prajnaparamita Lantai 5 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Kamis (20/11/2025).

Acara ini menjadi panggung penting bagi penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama, dengan menempatkan generasi muda sebagai motor penggeraknya.

Melalui kegiatan ini, FKUB dan Pemkab Tulungagung mendorong pemuda untuk tidak hanya memahami konsep moderasi beragama, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sosial yang dinamis.

Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa moderasi beragama bukanlah upaya menyeragamkan keyakinan, melainkan menghadirkan sikap adil, seimbang, serta menjunjung tinggi penghormatan antarumat beragama.

“Moderasi beragama adalah kunci menjaga harmoni sosial di Tulungagung. Pemuda harus menjadi contoh nyata dalam membangun ruang perjumpaan yang damai,” ujarnya.

Talkshow ini turut dihadiri Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Ketua FKUB Kabupaten Tulungagung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Kepala Bakesbangpol Tulungagung, tokoh lintas agama, serta mahasiswa dari berbagai organisasi keagamaan. Kehadiran beragam unsur tersebut mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam merawat keberagaman.

Melalui pelaksanaan talkshow ini, pemerintah daerah berharap semangat toleransi, dialog, dan persatuan semakin tumbuh subur di kalangan generasi muda Tulungagung.

Dengan pemuda sebagai garda depan, moderasi beragama diyakini dapat terus mengakar dan menjadi fondasi kokoh bagi kehidupan masyarakat yang rukun dan berkeadaban.

Pemkab Tulungagung menegaskan bahwasanya harmoni bukan wacana ia harus dijaga, dikuatkan, dan diwariskan.