BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHAN

Bupati Tulungagung Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, 141 Pejabat Dilantik Tanpa Mahar

×

Bupati Tulungagung Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, 141 Pejabat Dilantik Tanpa Mahar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Provinsi Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E. menegaskan bahwa proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersih dari praktik jual beli jabatan maupun mahar. Penegasan tersebut disampaikan langsung usai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan administrator dan pengawas yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (30/12/2025).

Di hadapan wartawan, Bupati Gatut Sunu menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik tidak memiliki beban apa pun selain tanggung jawab kinerja.

“Tidak ada jual beli jabatan, tidak ada mahar. Saya pastikan itu. Yang dilantik hari ini tidak memiliki beban apa pun, fokus bekerja, berdedikasi, loyal kepada tugas dan kepala daerah,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tulungagung melantik 141 pejabat administrasi, yang terdiri dari 85 Jabatan Administrator dan 56 Jabatan Pengawas, melalui mekanisme rotasi dan promosi jabatan. Menurut Bupati Gatut Sunu, langkah ini dilakukan semata-mata untuk kebutuhan organisasi, penyegaran birokrasi, serta meningkatkan efektivitas dan profesionalitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukanlah sarana untuk mencari kenyamanan, melainkan amanah besar untuk mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni “Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa”.

“Tantangan pembangunan semakin kompleks. Karena itu, birokrasi harus lincah, responsif, dan tidak boleh bekerja biasa-biasa saja. Jangan menunggu masalah menjadi besar, apalagi viral,” ujar Bupati di hadapan Wakil Bupati, Forkopimda, pimpinan DPRD, dan para pejabat yang dilantik.

Bupati Gatut Sunu juga menegaskan akan melakukan evaluasi kinerja secara berkelanjutan. Ia tidak segan melakukan mutasi ulang terhadap pejabat yang dinilai memiliki kinerja buruk, tidak profesional, atau tidak berintegritas.

Lebih lanjut, Bupati Gatut Sunu kembali menekankan komitmennya untuk menutup rapat segala bentuk praktik transaksional jabatan.

“Jika ada oknum, baik di BKPSDM atau di mana pun, yang menjanjikan jabatan dengan meminta uang, saya akan memberikan sanksi tegas. Tidak hanya kepada yang menjanjikan, tetapi juga kepada yang bersedia membayar,” tandasnya.

Menurutnya, komitmen bersih dari jual beli jabatan tidak boleh disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi. Dengan pelantikan yang bersih dan transparan ini, Bupati Gatut Sunu berharap seluruh pejabat dapat bekerja dengan tenang, fokus mengabdi, dan menghadirkan kinerja nyata bagi masyarakat Tulungagung.

“Akhirnya, saya ucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Buktikan bahwa saudara layak dipercaya dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.