BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHAN

Sosialisasi Jadi Faktor Kunci Penerapan Retribusi Parkir Berbasis Gate Parkir di Ciamis

×

Sosialisasi Jadi Faktor Kunci Penerapan Retribusi Parkir Berbasis Gate Parkir di Ciamis

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO. CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa sosialisasi yang komprehensif menjadi faktor utama keberhasilan penerapan retribusi parkir berbasis gate parkir, terutama di kawasan publik yang sedang ditata. Penegasan ini disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis dalam kegiatan sosialisasi kebijakan parkir elektronik yang digelar di Taman Lokasana, Senin (05/01/2026).

Dalam kegiatan ini, Dishub menjelaskan maksud dan tujuan utama penerapan sistem gate parkir, yaitu:

1. Meningkatkan pelayanan parkir agar lebih aman dan tertib.

2. Mewujudkan transparansi dan efisiensi dalam pelaksanaan pemungutan retribusi parkir melalui digitalisasi sistem gate parkir.

3. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pembangunan daerah.

4. Memberikan pelayanan lebih mudah dan lebih baik kepada masyarakat melalui modernisasi pengelolaan parkirparkir.

Dishub menilai bahwa masyarakat, pedagang, hingga pengunjung perlu memahami tujuan, mekanisme, dan manfaat dari sistem ini sebelum diberlakukan secara penuh.

Tanpa sosialisasi yang baik, dikhawatirkan akan muncul penolakan atau kesalahpahaman di lapangan.

Kepala Dishub Ciamis, Uga Yugaswara, menegaskan bahwa penerapan gate parkir merupakan bagian dari modernisasi layanan publik.

“Gate parkir tidak hanya soal penertiban kendaraan, tetapi juga memastikan pengelolaan parkir lebih akurat dan akuntabel. Karena itu, sosialisasi menjadi faktor paling penting agar seluruh elemen memahami dan menerima perubahan ini,” ujarnya.

Uga memastikan bahwa sistem baru ini tidak akan membebani masyarakat. Tarif parkir tetap mengacu pada aturan yang berlaku dan tidak ada tarif progresif. Bahkan, kendaraan yang masuk dan keluar dalam waktu kurang dari lima menit akan dibebaskan biaya parkir.

Dalam sesi dialog, Dishub juga menerima masukan dari pedagang dan masyarakat. Beberapa usulan yang mengemuka meliputi penyempurnaan pendataan kendaraan, pemasangan CCTV untuk keamanan, serta pemberian masa transisi agar pengunjung dan pedagang dapat menyesuaikan diri.

“Kami mendengarkan semua saran untuk mendapatkan solusi terbaik. Tujuan utama kebijakan ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Uga.

Dishub berharap sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga penerapan gate parkir berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan PAD serta ketertiban kawasan.