BERITA TERKININUSANTARAPOLITIK

Ketua Perindo Fakfak Dorong Alumni IPB Berkontribusi Lebih Maksimal Bangun Fakfak

×

Ketua Perindo Fakfak Dorong Alumni IPB Berkontribusi Lebih Maksimal Bangun Fakfak

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Fakfak, Denny Laode Badi mendorong para alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berada di Fakfak, baik sebagai birokrat di Dinas-Dinas maupun kalangan wiraswasta untuk berkontribusi lebih maksimal dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan pengembangan sumber daya alam berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Perindo kepada awak media dalam pertemuan yang berlangsung di Copy Paste Resto dan Cafe (9/1/2026) bersama sejumlah Alumni IPB dan Tokoh Muda Fakfak, yang membahas peran strategis kaum intelektual dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, bertempat di Copy Paste Resto dan Cafe, Sabtu (9/1/2026).

Ketua Perindo Fakfak yang juga alumni senior dan mantan aktivis Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) IPB itu menegaskan, Fakfak memiliki potensi besar di bidang agrokompleks, perkebunan, perikanan, serta ekonomi berbasis sumber daya lokal. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh inovasi, riset, dan pendampingan berbasis keilmuan.

“Banyak Alumni IPB di Fakfak. Alumni IPB memiliki keunggulan dari sisi akademik, riset, dan pengalaman lapangan. Kami berharap keilmuan yang dimiliki bisa ditransformasikan menjadi program nyata yang menyentuh masyarakat Fakfak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kontribusi alumni tidak hanya terbatas pada kegiatan teknis pertanian, tetapi juga mencakup pendampingan UMKM, penguatan ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, hingga penyusunan kebijakan berbasis data dan riset.

Menurutnya, Partai Perindo di Fakfak membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan kalangan akademisi dan profesional, termasuk alumni IPB, untuk merancang program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pembangunan Fakfak ke depan membutuhkan sinergi antara dunia politik, akademisi, dan masyarakat. Alumni IPB adalah aset intelektual daerah yang harus kita dorong untuk terlibat aktif,” tambahnya.

Denny Laode lebih lanjut menyampaikan bahwa di kementerian strategis seperti Pertanian, Lingkungan Hidup, Perikanan dan Kelautan, Kehutanan hingga ke Perbankan Nasional, Badan Urusan Logistik (Bulog), Korporasi Pangan Nasional, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Riset Nasional (BRIN) banyak alumni IPB menduduki posisi strategis.

“Aset strategis ini sangat bisa dipakai untuk diajak berkolaborasi, berkontribusi membangun Fakfak. Mereka sudah teruji dan memiliki kualifikasi tinggi serta global networking,” jelasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun jejaring kolaborasi yang lebih kuat antara alumni IPB dan pemangku kepentingan di Kabupaten Fakfak, demi mendorong kemajuan daerah yang berbasis potensi lokal dan kearifan masyarakat setempat.