MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menginstruksikan seluruh lapisan masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pelaku usaha untuk segera melakukan mutasi kendaraan bermotor ke plat nomor Purwakarta (Plat T).
Langkah strategis ini bertujuan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya, Om Zein memberikan perhatian khusus kepada perusahaan transportasi atau transporter yang beroperasi di Purwakarta namun masih menggunakan plat nomor luar daerah.
Ia menilai, perusahaan yang menggunakan akses jalan di Purwakarta sudah sewajarnya berkontribusi terhadap pemeliharaan jalan melalui pajak kendaraan.
“Agar pajaknya masuk ke Purwakarta, saya minta kepada ASN, masyarakat, dan terutama perusahaan yang beroperasi di sini untuk menggunakan plat nomor polisi T Purwakarta,” tegas Om Zein.
Menurutnya, sinkronisasi antara domisili operasional kendaraan dengan lokasi pembayaran pajak sangat krusial agar pemerintah daerah memiliki alokasi anggaran yang cukup untuk perawatan infrastruktur publik.
Berdasarkan data terkini, potensi pajak di Kabupaten Purwakarta mencakup sekitar 278.000 unit kendaraan roda dua dan 47.000 unit kendaraan roda empat.
Guna mempermudah peralihan ini, Bupati mengingatkan bahwa proses mutasi kendaraan saat ini tidak dipungut biaya atau gratis.
“Saya tegaskan kembali, bagi yang kendaraannya belum berplat T Purwakarta, segera lakukan mutasi. Prosesnya gratis,” tambahnya.
Hasil dari optimalisasi PKB ini nantinya akan diprioritaskan untuk perbaikan sarana publik, terutama jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga.
Om Zein berkomitmen agar pembangunan infrastruktur di Purwakarta dapat dirasakan merata di seluruh wilayah.
“Nanti uangnya digunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan supaya pembangunan di Purwakarta cepat selesai. Kita ingin semuanya bagus dan leucir (mulus), mulai dari kawasan kota hingga ke pelosok pedesaan,” tutupnya.(*)














