MATTANEWS.CO, JAMBI — Pertandingan final Gubernur Cup Jambi 2026 yang mempertemukan Kota Jambi kontra Merangin di Stadion Swarnabhumi, Kelurahan Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi, berakhir ricuh hingga laga terpaksa dihentikan sementara, Minggu (25/1/2026).
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan belum dilanjutkan dengan skor masih imbang 1-1.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil terbuka dengan intensitas tinggi. Adu fisik dan perebutan bola keras tersaji sepanjang laga, disaksikan ribuan penonton yang memadati stadion kebanggaan Provinsi Jambi tersebut.
Kota Jambi lebih dulu memecah kebuntuan melalui Husni Mubarok pada pertengahan babak pertama. Gol tercipta dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi sempurna oleh penjaga gawang Merangin.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Merangin mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan jarak dekat hasil skema serangan dari sisi sayap, membuat skor kembali imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Kota Jambi yang mengenakan jersey biru tampil lebih dominan. Tekanan bertubi-tubi dilancarkan melalui pergerakan cepat dan penguasaan bola yang lebih baik. Sejumlah peluang tercipta, namun solidnya lini pertahanan Merangin membuat papan skor tak berubah.
Ketegangan mencapai puncaknya pada menit ke-86. Kericuhan dipicu senggolan antarpemain yang berkembang menjadi aksi saling dorong. Situasi memanas membuat para pemain berhamburan hingga ke pinggir lapangan.
Tak hanya di lapangan, kericuhan juga merembet ke tribun penonton. Sejumlah suporter berbaju hitam dilaporkan melempar botol air ke arah pemain, sehingga situasi semakin tidak terkendali.
Wasit akhirnya menghentikan pertandingan sementara. Panitia pelaksana bersama perangkat pertandingan dan aparat keamanan langsung turun tangan untuk mengamankan keadaan.
Melalui pengeras suara stadion, panitia mengimbau seluruh pemain dan suporter untuk menahan diri, menjaga sportivitas, serta menjunjung tinggi nilai fair play agar pertandingan dapat dilanjutkan dengan aman.
Dalam situasi genting tersebut, Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke area lapangan guna menenangkan suasana.
“Mohon semua penonton tenang, tidak ada yang ribut. Yang sakit mohon diobati segera,” ujar Al Haris di hadapan pemain dan penonton.
Imbauan itu disampaikan untuk meredam emosi sekaligus memastikan keselamatan seluruh pihak yang berada di stadion.
Hingga kini, laga final Gubernur Cup Jambi 2026 masih tertunda. Skor tetap 1-1, sementara kondisi keamanan dan kesiapan lapangan masih dalam penanganan panitia dan aparat terkait.
Final ini menjadi sorotan luas, bukan hanya karena tensi pertandingan yang tinggi, tetapi juga sebagai catatan penting terkait pengelolaan pertandingan besar dengan animo penonton yang sangat tinggi di Stadion Swarnabhumi.














