MATTANEWS.CO, FAKFAK – Program pipanisasi dan bak air TNI AD, khususnya melalui inisiatif “TNI AD Manunggal Air” yang digagas Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, merupakan upaya mengatasi krisis air bersih di berbagai wilayah pedalaman dan terpencil yang didalamnya termasuk Papua Barat, Rabu (28/1/2026)
Diketahui, program program ini mengalirkan mata air ke pemukiman melalui pipa panjang dan membangun bak penampungan untuk kemakmuran masyarakat dalam mempererat hubungan TNI-rakyat
Sebelumnya, warga Kampung Mambey mendapatkan air bersih dengan cara menadah air hujan dan dari mata air pegunungan.
Dandim 1812/Pegaf, Letkol Inf Mohammad Isnaini menindaklanjuti Pimpinan melalui TNI AD Manunggal Air dengan cara membuat Pipanisasi dari sumber mata Air pegunungan dan membuat bak oenampungan air bersih untuk warga Kampung Membey.
Pada momen ini, Danrem 1821/Jo,Kolonel Inf Irwan Budiana, SE.,MM.,M.Han berkesempatan meninjau langsung ke Kampung Membey. Ia mengapresiasi sinergitas Dandim 1812/Pegaf bersama ketua pemuda Jhon Ailey, dan Kepala Kampung sekaligus Kepala Suku Distrik Membey Bak Endy Ailey secara bersama-sama membangun bak penampungan air bersih dan pipanisasi dari mata alair pegunungan ke bak penampungan air bersih.
“Yang saya tinjau hari ini ada 5 titik bak penampungan air besih dan telah selesai 1 bak penampungan, sedangkan pipanisasi sudah sepanjang 1 KM,” ujar Danrem 182l/Jo
Tak lupa ia berterima kasih kepada tokoh pemuda dan kepala kampung/kepala suku atas kerja sama dan sinerginya untuk mendukung program ini.
Ketua Pemuda Dan Kepala Kampung dikesempatan itu meminta agar di Kampung Membey juga dibangun Kantor Koramil untuk menjaga warga Kampung Membey. Mengingat Kampung Membey sangat terpencil dan berjarak kurang lebih 2 Jam Pejalanan Ke Kabupeten dengan Akses jalan Perintis di Gunung yang sangat ekstrim.














