BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHANSPORT

Sidak Stadion Singaperbangsa, Bupati Karawang Perintahkan Bongkar Taman Bermain dan Rapikan Kabel

×

Sidak Stadion Singaperbangsa, Bupati Karawang Perintahkan Bongkar Taman Bermain dan Rapikan Kabel

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KARAWANG – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Komplek Stadion Singaperbangsa pada, Jumat (30/01/2026).

Dalam tinjauan tersebut, Bupati menyoroti buruknya drainase, fasilitas ramah anak yang tidak layak, hingga semrawutnya kabel telekomunikasi.

Sidak ini bertujuan memastikan sarana publik di ikon olahraga Karawang tersebut dalam kondisi aman dan layak bagi masyarakat.

Salah satu temuan yang memicu teguran keras Bupati adalah luapan air dari kamar mandi umum yang menggenangi gerbang utama stadion. Kondisi ini dinilai mencerminkan buruknya perawatan pasca-renovasi.

Bupati meminta kontraktor proyek renovasi segera memperbaiki sistem drainase tanpa penundaan.

Selain itu , Bupati menginstruksikan pembongkaran total taman bermain yang dinilai membahayakan. “Taman bermain ini sudah tidak layak. Lebih baik dibongkar dan diganti baru yang sesuai standar keamanan,” tegas Aep.

Estetika Kawasan dan Penertiban Kabel

Selain fasilitas internal, Bupati menyoroti kabel jaringan telekomunikasi yang menjuntai semrawut di pinggir jalan kawasan stadion.

Masalah ini langsung direspons dengan memanggil Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

“Stadion Singaperbangsa adalah ikon Karawang. Lingkungannya harus rapi. Saya minta Apjatel segera merapikan kabel-kabel udara demi estetika dan keselamatan,” tambahnya.

Masyarakat menyambut positif ketegasan ini dan berharap pembenahan tidak hanya bersifat sementara. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap kontraktor agar hasil perbaikan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Penataan Stadion Singaperbangsa diproyeksikan menjadi pilot project bagi penataan ruang publik lainnya di Karawang guna menciptakan lingkungan yang lebih representatif bagi warga.