BeritaBERITA TERKININUSANTARA

Hujan Lebat Sebabkan Sungai Jernih Meluap, Jalur Lintas Pali–Musi Rawas Terendam Banjir

×

Hujan Lebat Sebabkan Sungai Jernih Meluap, Jalur Lintas Pali–Musi Rawas Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUSI RAWAS – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Jernih di Desa Harapan Makmur (SP9 HTI), Kecamatan Muara Lakitan, meluap. Luapan sungai tersebut berdampak langsung pada terendamnya Jalur Lintas Pali–Mura yang berada di wilayah Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air sungai yang meluap menutup badan jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Musi Rawas dengan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kondisi ini sempat membuat pengguna jalan harus ekstra waspada saat melintasi lokasi tersebut.

Kapolres Kabupaten Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa banjir tersebut. Ia mengatakan bahwa lokasi banjir masih sama seperti kejadian sebelumnya, yakni di kawasan SP9 HTI Desa Harapan Makmur.

“Lokasinya masih sama dengan yang kemarin, yakni di Desa Harapan Makmur,” ujar AKP Fauzan Aziman kepada awak media, Senin (2/2/2026).

Kapolsek menjelaskan, luapan Sungai Jernih menyebabkan air menggenangi Jalur Lintas Pali–Mura dengan ketinggian yang cukup signifikan. Berdasarkan laporan anggota di lapangan, ketinggian air mencapai kurang lebih setinggi selutut orang dewasa.

“Akibat sungai meluap tersebut, badan jalan di Jalur Lintas Pali–Mura tertutup air. Ketinggian air mencapai kurang lebih selutut orang dewasa,” terangnya.

Meski demikian, AKP Fauzan memastikan bahwa arus lalu lintas di jalur tersebut masih terpantau lancar. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas, namun pengguna jalan diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati, mengingat kondisi jalan yang licin serta arus air yang cukup deras di beberapa titik.

“Untuk arus lalu lintas masih lancar. Namun kami imbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak semua jenis kendaraan disarankan melintas di lokasi banjir. Beberapa pengemudi mobil pribadi masih ragu untuk menerobos genangan air, meskipun kendaraan jenis tertentu masih memungkinkan untuk melintas.

“Untuk mobil memang masih ada yang ragu lewat. Tapi untuk kendaraan seperti Avanza dan pick up masih bisa melintas,” pungkasnya.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di lokasi banjir guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas serta memperhatikan perkembangan cuaca, mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.