ADVETORIALBERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Keluhan Masyarakat, DLH Kota Malang ‘Gercep’ Atasi Penumpukan Sampah di Bakalankrajan Sukun

×

Keluhan Masyarakat, DLH Kota Malang ‘Gercep’ Atasi Penumpukan Sampah di Bakalankrajan Sukun

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Mendapati keluhan masyarakat, warga RW 05 dan 07 melalui serap aspirasi anggota DPRD Kota Malang, terkait dengan penumpukan sampah di TPS Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang langsung ‘gercep’ bakal tinjau lokasi tersebut.

Hal itu diungkapkan Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang usai mengikuti Hearing Komisi A DPRD Kota Malang, Rabu (11/2/2026) sore.

“Oh informasi itu kan baru masuk ke kami, nanti coba kami cek ke lokasi di Bakalan Krajan, TPS yang ada disana. Kami baru dapat informasi ini mohon waktu nanti akan kita cek ulang,” ujarnya.

Raymond menegaskan, informasi dari Kelurahan Bakalankrajan memang masih ada lahan yang bisa digunakan untuk pembangunan TPS.

“Kalau memang memungkinkan, informasi dari Pak Lurah memang masih ada lahan digunakan untuk TPS, nah nanti kita usulkan untuk pembangunan TPS disitu supaya dapat menampung sampah di wilayah tersebut,” jelas Raymond.

Selain itu, Raymond juga mengakui bahwa DLH Kota Malang terkedala keterbatasan armada pengangkut sampah sehingga mengatasi persoalan-persoalan tersebut pihaknya bakal menambah mobilitas pengambilan sampah.

“Untuk sampai hari ini memang kita belum ada penambahan armada kendaraan pengangkut sampah, jadi hanya menggunakan armada yang ada, sehingga mengatasi problem tersebut menambah ruang geraknya atau mobilitas pengambilan sampah akan ditambah,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap kedepannya armada kendaraan pengangkut sampah bakal ditambah untuk Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang.

“Untuk saat ini memang belum ada penambahan armada, mudah-mudahan nanti pertengahan tahun khusus di DLH Kota Malang ada penambahan 1 truk, sedangkan idealnya sih 5 sampai 6 truk pengangkut sampah,” tandasnya. (ADV)