MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya video viral yang menampilkan sejumlah warga diduga asal Sumsel terlantar di Kamboja akibat penipuan lowongan kerja.
Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan saat ini tengah melakukan penelusuran serta verifikasi terhadap informasi yang beredar di media sosial tersebut.
Dalam video yang viral, para warga terlihat memohon bantuan kepada pemerintah daerah agar dapat dipulangkan ke Indonesia. Informasi awal menyebutkan mereka berada di penampungan Kedutaan Besar Republok Indonesia (KBRI) di Kamboja.
Menurut Herman Deru, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tidak ada kerja sama resmi antara Indonesia dan Kamboja terkait penempatan tenaga kerja.
“Ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, khususnya di negara yang tidak memiliki kerja sama resmi,” ujarnya saat di konfirmasi, Rabu (18/02/2026).
Ia juga mengungkapkan, sebelumnya Pemprov melalui Dinas Tenaga Kerja telah membantu memulangkan 13 warga Sumsel pada awal Februari setelah masa kontrak kerja mereka berakhir.
Sementara itu, terkait video terbaru, pemerintah masih berupaya menghubungi pihak pengunggah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, namun hingga kini belum memperoleh respons.
Guna memastikan kejelasan kasus ini, aparat kepolisian turut dilibatkan untuk melacak identitas serta keberadaan para warga yang muncul dalam video tersebut.
“Kami ingin memastikan data dan kondisi di lapangan benar-benar valid, sehingga langkah yang diambil nantinya tepat dan efektif,” tegas Herman Deru.
Pemprov Sumsel mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik penipuan berkedok lowongan kerja luar negeri yang marak terjadi belakangan ini.














