MATTANEWS.CO, OKI – Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kadek Rudi Sagita, menggelar reses di Desa Sukamulya, Kecamatan Lempuing, pada pertengahan Februari lalu. Forum itu dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga dari sejumlah dusun.
Pertemuan berlangsung terbuka. Warga menyampaikan langsung kebutuhan yang dinilai mendesak: perbaikan infrastruktur dasar.
Tiga poin utama mencuat dalam reses tersebut. Pertama, pengerasan jalan di beberapa ruas yang masih berupa tanah. Saat hujan, akses berubah licin dan berlumpur. Aktivitas warga, terutama petani, terganggu.
Kedua, pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Minimnya penerangan pada malam hari disebut rawan kecelakaan dan mengganggu rasa aman.
Ketiga, peningkatan kualitas jalan melalui cor beton pada titik-titik yang kerap tergenang air.
“Kami tidak minta yang muluk-muluk. Jalan saja dulu diperbaiki. Kalau hujan, motor sering jatuh. Anak sekolah juga susah lewat,” kata Suyanto, warga Dusun II, saat sesi dialog.
Warga lain, Marni, menyoroti persoalan penerangan. “Kalau malam gelap sekali. Kami berharap ada LPJU supaya lebih aman,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi itu, Kadek Rudi Sagita menegaskan seluruh usulan akan dicatat sebagai bahan pokok pikiran DPRD untuk dibahas bersama organisasi perangkat daerah terkait.
“Ini kebutuhan dasar. Jalan dan penerangan bukan sekadar fasilitas, tapi menyangkut keselamatan dan ekonomi warga. Saya akan kawal agar masuk prioritas perencanaan,” kata Kadek di hadapan peserta reses.
Ia menjelaskan, mekanisme penganggaran harus melalui tahapan pembahasan dan penyesuaian kemampuan fiskal daerah. Namun, menurutnya, usulan yang berdampak langsung pada mobilitas dan produktivitas masyarakat layak diprioritaskan.
“Reses bukan formalitas. Aspirasi ini menjadi dasar kami dalam menyusun rekomendasi pembangunan. Kami ingin program benar-benar menyentuh kebutuhan riil desa,” ujarnya.
Aparatur Desa Sukamulya yang turut hadir berharap komunikasi antara pemerintah desa dan DPRD terus terjaga, agar usulan yang telah disampaikan tidak berhenti pada tataran wacana.
Reses tersebut menjadi bagian dari masa sidang berjalan DPRD OKI. Bagi warga Sukamulya, tindak lanjut konkret menjadi hal yang ditunggu.
“Infrastruktur yang lebih baik dinilai akan memperlancar akses pertanian, meningkatkan keselamatan, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi desa,” tandasnya.














